Kapal Penumpang Tenggelam
KMP Lompa dari Ternate Tujuan Halmahera Selatan Terombang-ambing Dihantam Ombak
Karena cuaca buruk, KMP Lompa dari Ternate ke Babang Halmahera Selatan terombang-ambing dihantam ombak, membuat seluruh penumpang panik.
TRIBUNTERNATE.COM - Dalam sebuah video amatir yang tersebar di media sosial (Medsos) memperlihatkan, semua penumpang panik lantaran kapal fery yang dinaiki, terombang-ambing dihantam ombak.
Video yang berdurasi beberapa menit itu, terlihat orang dewasa dan anak-anak berteriak sambil mengenakan life jacket, yang diberikan ABK kapal.
Informasi yang dihimpun Tribunternate.com, kapal fery tersebut bernama KMP Lompa. Yang bertolak dari Pelabuhan Bastiong Ternate menuju Pelabuhan Babang, Halmahera Selatan.
KMP Lompa sendiri dikabarkan tengah berlindung diperairan Kecamatan Kayoa, Halmahera Selatan dan belum bisa melanjutkan perjalanan karena cuaca buruk.
Baca juga: BREAKINGNEWS: KM Cahaya Arafah Dikabarkan Tenggelam di Perairan Tokaka Gane Barat
Sementara itu, karena kondisi cuaca buruk yang melanda sejumlah wilayah di Maluku Utara. KSOP Kelas II Ternate membuat surat penundaan berlayar untuk sementara waktu.
Hal tersebut tertuang dalam Pemberitahuan Nomor: UM.003/II/14/KSOP.TTE-2022, yang menindaklanjuti Prakiraan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate, yang dikeluarkan pada tanggal 18 Juli 2022 perihal Peringatan Dini Gelombang Tinggi (Early Warning).
Penundaan ini berlaku sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.
Dalam pemberitahuan itu tercatat tinggi gelombang 2,5 (moderate sea) dan dengan kecepatan angin sampai dengan 25 knot yang berpeluang terjadi di Perairan Maluku Utara dan sekitarnya.
Baca juga: Semua Penumpang KM Cahaya Arafah yang Tenggelam di Perairan Tokaka Gane Barat Selamat
Atas kondisi cuaca yang melanda perairan Maluku Utara maka, aktivitas menggunakan jalur laut diberhentikan untuk sementara waktu.
"Untuk mengantisipasi terjadinya korban Jiwa dan harta benda di Laut,maka Kantor KSOP Kelas II Ternate menunda sementara keberangkatan kapal-kapal Penumpang Lokal / Ferry, Perintis, Landing Craft Tank (LCT), SPOB, dan Kapal-Kapal Rakyat terutama rute tujuan Dama, Morotai, Pulau Bacan, Pulau Obi, Sanana, Batang Dua (Mayau dan Tifure), Bitung dan Manado, "jelas bunyi pemberitahuan yang ditandatangani oleh Kepala KSOP Kelas II Ternate, Agustinus. (*)