Kasus Tewasnya Brigadir J
Beda Pengakuan Ferdy Sambo dan Bharada E soal Penembakan Brigadir J, Ini Kata Polri dan Komnas HAM
Dalam adegan rekonstruksi yang ditampilkan, ada perbedaan pengakuan antara Ferdy Sambo dan Bharada Richard Eliezer atau Bharada E.
Adegan ini diperagakan setelah adegan versi Bharada E diperagakan.
Dalam adegan ini, Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Maruf diperagakan pemeran pengganti.
Dalam adegan ini, Brigadir J berdiri di depan tangga.
Setelah itu, pemeran Bharada E berdiri di hadapan brigadir J dan menodongkan pistol.
Ferdy Sambo berdiri di samping Bharada E.
Ferdy Sambo kemudian meminta Bharada E maju dan memerintahkan menembak Brigadir J.
Sementara, Brigadir J mundur sambil kedua tangannya membuka di depan dada, seolah menghindar dan meminta supaya tidak ditembak.
Bharada E pun akhirnya melepaskan tembakan.
Setelah ditembak, Brigadir J terkapar di lantai dekat tangga.
Brigadir J langsung terkapar di lantai dekat tangga.
Setelahnya, Sambo mengambil pistol milik Brigadir J yang berada di pinggang Yosua.
Ferdy Sambo kemudian melepaskan sejumlah tembakan ke arah dinding dekat tangga.
Baca juga: Rumah Dinas Ferdy Sambo Lokasi Rekonstruksi Kasus Brigadir J, Bajaj Hijau Mulus Tampak di Garasi
Baca juga: Putri Candrawathi Mengaku Jadi Korban Pelecehan, Pengacara Pihak Brigadir J: Berbohong Itu Sulit
Polri akui ada beda keterangan
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi mengakui adanya beda keterangan antara Ferdy Sambo dan Bharada E soal adegan menembak Brigadir J.
Keduanya juga bertahan dengan keterangan masing-masing, termasuk soal apakah Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir J.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Tersangka-kasus-pembunuhan-Brigadir-J-Irjen-Ferdy-Sambo.jpg)