Piala Dunia Qatar 2022
Sempat Dicoret, Warga Israel Kini Dapat Beli Tiket Piala Dunia Qatar 2022 Lewat Situs Resmi
FIFA telah mengonfirmasi bahwa warga Israel kini dapat membeli tiket pertandingan Piala Dunia Qatar 2022 langsung dari situs resmi.
“Qatar telah memutuskan untuk tidak mengakui eksistensi Israel dan tidak memberi mereka hak untuk bergabung dengan acara yang berbahasa Arab, seperti ketika ada event asing yang digelar dan penyelenggara berhak memutuskan untuk tidak mengizinkan siapa pun yang tidak mereka kehendaki untuk hadir,” katanya kepada Arab News.
Halawi mengatakan wacana tidak melibatkan politik dalam olahraga hanyalah mitos yang kini telah runtuh, terutama karena FIFA dan UEFA mengizinkan tim, klub, dan penggemar olahraga untuk menunjukkan solidaritas dengan Ukraina dalam perangnya dengan Rusia.
“Badan sepak bola internasional harus melakukan hal yang sama [terhadap konflik Israel vs Palestina], karena Rusia dianggap sebagai agresor dan penjajah, begitu juga Israel," pungkas Halawi.
Namun, Ali Ebrahim dari Irak mengatakan penyebutan Palestina sebagai negara tidak jadi masalah baginya sebagai penggemar sepak bola, karena tidak ada tim yang lolos ke turnamen tersebut.
“Itu hanya penting (untuk) para penggemar negara-negara yang lolos ke acara besar tersebut,” katanya kepada Arab News.
Ebrahim menambahkan, langkah itu “tidak lebih dari kemenangan moral bagi rakyat Palestina.”
Sementara, seorang pengacara AS-Palestina, sebut saja Jamal, mengatakan, daftar itu adalah "langkah yang diapresiasi," yang secara tidak langsung mengakui hak-hak Palestina dan perjuangan mereka bebas dari pencaplokan Israel.
“Bukannya ini akan mengubah apa pun, tetapi ini jelas adalah kemenangan emosional dan moral. Saya suka sepak bola dan benci politik, jadi saya lebih suka tidak banyak bicara dan lebih memilih untuk menikmati permainannya,” tambahnya.
Kemudian, seorang warga bernama Samer Osman mengatakan dia tidak suka melibatkan olahraga dalam masalah politik apa pun, dan tidak yakin apakah langkah itu akan meningkatkan kualitas hidup warga Palestina khususnya yang berada di Tepi Barat atau Gaza.
(TribunTernate.com/RK/Rizki A.)