Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Viral Media Sosial

Mahasiswa di Gorontalo Umpat Jokowi Saat Demo BBM: Videonya Viral, Diperiksa Polisi, dan Minta Maaf

Mahasiswa tersebut melayangkan kata-kata tidak pantas saat menyampaikan orasi dalam demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

YouTube/Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - Seorang mahasiswa di Kota Gorontalo viral setelah video dirinya sedang berorasi sembari melontarkan kata umpatan atau perkataan kotor kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) beredar di medsos. 

Sebab, menurutnya, mahasiswa bagian aset Provinsi Gorontalo.

"Unjuk rasa boleh, menyampaikan pendapat di muka umum boleh, namun tetap harus menaati norma-norma dan etika kesopanan yang berlaku," ungkap Helmy.

Kesopanan dalam berbicara, kata Helmy, wajib dijaga dan dijunjung tinggi oleh siapa pun.

Baca juga: Atasi Isu Boikot Pelabuhan Speedboat Mangga Dua Ternate, Kapolres Turun Temui Motoris

Kapolda Gorontalo, Helmy Santika memberikan pernyataan mengenai kasus mahasiswa UNG umpat Presiden RI, Sabtu (3/9/2022) malam.
Kapolda Gorontalo, Helmy Santika memberikan pernyataan mengenai kasus mahasiswa UNG umpat Presiden RI, Sabtu (3/9/2022) malam. (Tribungorontalo.com/Husnul Puhi)

Kini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNG, Yunus Pasau telah meminta maaf kepada seluruh masyarakat, terutama Presiden Joko Widodo.

Helmy berharap, Yunus Pasau bisa menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran.

"Suatu saat kemudian, yang bersangkutan bisa saja menjadi pemimpin dan sukses di Indonesia," ucap Helmy.

Diketahui, Polda Gorontalo menjemput mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang videonya viral di media sosial, Sabtu (3/9/2022), pukul 16.00 Wita.

Mahasiswa tersebut, dijemput setelah ucapannya ketika berorasi di aksi demo di Simpang Lima Kota Gorontalo (perlimaan Telaga) pada Jumat (2/9/2022) viral di media sosial (medsos). 

Adapun ucapan yang diteriakan ketika berorasi soal demo harga BBM itu dianggap menghina Presiden RI, Jokowi.

"Sepakat lawan. Hanya ada satu kata, lawan. Presiden Republik Indonesia K****l (menyebut alat kelamin pria). Sekian dari saya," kata mahasiswa dalam video yang beredar.

Saat menyampaikan orasi, pria itu berdiri di atas bak mobil pikap yang sudah dilengkapi dengan pengeras suara.

(Kiri) Tangkap layar video orasi saat Yunus Pasau memaki Presiden Jokowi dengan kata-kata tak pantas dan (Kanan) Yunus Pasau saat menyampaikan permintaan maafnya terkait videonya yang viral.
(Kiri) Tangkap layar video orasi saat Yunus Pasau memaki Presiden Jokowi dengan kata-kata tak pantas dan (Kanan) Yunus Pasau saat menyampaikan permintaan maafnya terkait videonya yang viral. (Kolase Tribunnews.com: TribunGorontalo.com/Istimewa dan Instagram pribadi Yunus Pasau)

Yunus Sampaikan Permohonan Maaf

Kini, setelah videonya viral, Yunus mengunggah video permintaan maafnya melalui akun Instagram pribadinya.

Ia meminta maaf kepada Presiden RI atas perkataannya saat orasi di Simpang Lima, Kota Gorontalo.

Kemudian, Yunus juga mengucapkan permohonan maaf kepada masyarakat hingga civitas akademika di kampusnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved