Piala Dunia Qatar 2022

Ini Usaha Qatar Amankan Piala Dunia 2022 dari Teroris hingga Potensi Konflik Warga Israel dan Iran

Qatar sangat totalitas dalam memastikan keamanan berlangsungnya ajang Piala Dunia 2022 di negara mereka.

AFP
Ilustrasi teroris di Timur Tengah - Demi menjaga keamanan Piala Dunia 2022, Qatar telah bersiap terjadi kemungkinan terburuk, mulai dari serangan dari negara lain, teroris, hingga konflik antar warga sipil. 

TRIBUNTERNATE.COM - Qatar tidak main-main dalam memastikan keamanan berlangsungnya acara Piala Dunia 2022 di negara mereka.

Demi menjaga keamanan acara, Qatar telah bersiap terjadi kemungkinan terburuk, mulai dari serangan dari negara lain, teroris, hingga konflik antar warga sipil.

Analis Timur Tengah, Andrea Krieg menjelaskan bahwa sejauh ini Qatar tidak memiliki musuh atau ancaman nyata.

"Kecil kemungkinan adanya negara atau proksi yang mencoba memanfaatkan momen Piala Dunia untuk aktivitas kriminal," ujar Krieg seperti dikutip dari Breaking Defense.

Piala Dunia Qatar 2022
Piala Dunia Qatar 2022 (asianews.it)

Di sektor udara, Qatar telah menggandeng angkatan udara pasukan militer Inggris untuk membantu melindungi menggunakan pesawat jet tempur mereka.

Qatar juga merekrut kontraktor pertahanan asal Italia Leonardo yang nantinya akan menyumbang jet tempur dan peralatan radar pendeteksi.

Baca juga: Demi Fasilitasi Penonton Piala Dunia 2022, Israel Sempat Negosiasi dengan Qatar tapi Gagal

Baca juga: Sempat Dicoret, Warga Israel Kini Dapat Beli Tiket Piala Dunia Qatar 2022 Lewat Situs Resmi

Selain membantu di sektor keamanan, Leonardo juga turut serta mengurus lalu lintas udara di Bandara Internasional Hamad, memastikan keselamatan para pemain dan penonton di Piala Dunia 2022.

Di sektor laut, Qatar telah membeli kapal tempur canggih dari perusahaan kapal Italia Fincantieri.

Angkatan laut Qatar telah menambah kekuatan armada mereka dengan 4 kapal perang Al Zubarah yang dilengakpi senjata canggih dan radar.

Kapal-kapal milik angkatan laut Qatar juga diperkuat oleh peralatan militer dari Kontraktor Pertahanaan Leonardo.

Ilustrasi teroris di Timur Tengah.
Ilustrasi teroris di Timur Tengah. (AFP)

Selanjutnya di sektor darat, Qatar telah bersiap menghadapi segala kemungkinan mulai dari serangan teroris hingga konflik antar warga sipil.

"Aparat penegak hukum Qatar telah bekerja sama dengan beragam mitra dari luar negeri yang telah dilatih untuk acara seperti ini dan telah siap melakukan pengendalian massa," ujar Krieg.

Baca juga: Singgung Isu LGBT, Media Jerman Beritakan Kacaunya Pagelaran Piala Dunia 2022 di Qatar

Baca juga: Media Israel Ungkit Skandal Qatar seputar Piala Dunia 2022 seusai Palestina Diakui sebagai Negara

Krieg kemudian mengungkit adanya potensi konflik antar warga sipil karena warga dari berbagai negara akan berkumpul di Qatar, khususnya mereka yang saling bermusuhan seperti Israel dan Iran.

Terakhir, Krieg juga meyakini Qatar telah melakukan pengumpulan informasi, pengawasan, dan pengumpulan intelijen.

Di sisi lain, NATO sempat mengumumkan pada Juni lalu akan mengirimkan pasukan khusus untuk menghadapi ancaman senjata kimia, nuklir hingga biologis.

(TribunTernate.com/Qonitah)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved