Hacker Bjorka Mengaku Bocorkan Data Presiden Jokowi, BIN Langsung Membantah: Itu Hoaks

Bjorka mengklaim telah mendapatkan data berukuran 40 MB yang berisikan 679.180 dokumen. Data-data tersebut dirampas per September 2022.

Editor: Rizki A
CSO via tribunnews
Ilustrasi hacker - Dokumen kepresidenan dan surat-surat rahasia dari BIN diklaim telah dibocorkan oleh hacker atau peretas yang menyebut dirinya Bjorka, Jumat (9/9/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Data atau dokumen penting milik pemerintah Indonesia diduga mengalami kebocoran di dunia maya.

Di antara data dan dokumen itu berasal dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dan Badan Intelijen Negara (BIN).

Dokumen kepresidenan dan surat-surat rahasia dari BIN diklaim telah dibocorkan oleh hacker atau peretas yang menyebut dirinya Bjorka, Jumat (9/9/2022).

Dalam hasil peretasannya, Bjorka mengklaim telah mendapatkan data berukuran 40 MB yang berisikan 679.180 dokumen. Data-data tersebut dirampas per September 2022.

Di situs breached.to, Bjorka mengunggah sejumlah dokumen yang diklaim milik Presiden Jokowi pada periode 2019- 2021.

"Berisi transaksi surat tahun 2019 - 2021 serta dokumen yang dikirimkan kepada Presiden termasuk kumpulan surat yang dikirim oleh Badan Intelijen Negara yang diberi label rahasia," tulisnya di situs tersebut, dikutip Sabtu (10/9/2022).

Dalam sampel tersebut tampak beberapa judul surat seperti "Surat rahasia kepada Presiden dalam amplop tertutup," "Permohonan Dukungan Sarana dan Prasana," dan "Gladi Bersih dan Pelaksanaan Upacara Bendera pada Peringatan HUT Ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2019."

Bjorka menyebut data yang baru saja ia unggah akan berguna untuk jurnalis dan organisasi masyarakat yang ingin mengetahui dengan siapa Presiden berinteraksi.

"Data yang baru saya bagikan sangat berguna untuk jurnalis dan organisasi masyarakat untuk melihat dengan siapa Presiden berinteraksi pada waktu tertentu," tulisnya.

Baca juga: Bripka RR dalam Kasus Tewasnya Brigadir J: Menolak Perintah dan Balik Arah dari Skenario Ferdy Sambo

Baca juga: Liga Jerman: Julian Nagelsmann Tak Mau Bayern Munich Gampangkan Stuttgart, Kingsley Coman Cedera

Baca juga: Lepas Sadio Mane, Liverpool Kini Harus Terima Konsekuensi: Statistik Pressing Anjlok

Dibantah BIN

Badan Intelijen Negara (BIN) menepis adanya kebocoran dokumen Presiden Joko Widodo (Jokowi) termasuk dokumen dari BIN dengan label rahasia.

"Hoaks itu, dokumen BIN aman terkendali, terenkripsi secara berlapis, dan semua dokumen pakai samaran," kata Juru Bicara BIN, Wawan Hari Purwanto kepada Tribunnews.com, Sabtu (10/9/2022).

Wawan menerangkan sangat kecil kemungkinan dokumen tersebut bisa bocor karena pihaknya selalu mengubah sandi untuk keamanannya.

"Apalagi jika itu dokumen ke Presiden, selalu dilakukan melalui kripto (sandi), dan kripto setiap saat diubah. Jadi dokumen BIN ke Presiden tidak bocor," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Ternate
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved