Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Remaja 17 Tahun Tewas saat Ujian Silat, Korban Dianiaya hingga Masuk ICU, Ayah Dibohongi Senior

Seorang remaja berinisial ARA (17) dianiaya hingga tewas di perguruan silat di Sidoarjo.

Editor: Ifa Nabila
preventionweb.com
Ilustrasi penganiayaan. Seorang remaja berinisial ARA (17) dianiaya hingga tewas di perguruan silat di Sidoarjo. 

Terlebih saat dirinya melihat hidung korban mengeluarkan darah.

Dedik lantas kembali bertanya apakah ada kontak fisik saat ujian.

Lagi-lagi pelatih dan senior menjawab tidak ada.

Baca juga: Brimob Tembak Warga hingga Tewas di Buru, Brigpol AB Angkuh Ancam Korban saat Adu Mulut

Belakangan pengakuan tersebut adalah kebohongan.

"Tim medis mengatakan bahwa ada penyumbatan di saluran pernapasannya," kata Dendik.

Korban yang dirawat kondisinya semakin memburuk hingga dinyatakan meninggal pada Minggu (11/9/2022) lalu.

Dedik selanjutnya melaporkan kematian sang anak ke polisi.

Empat orang jadi tersangka

Kapolresta Sidoarjo Komisaris Besar Polisi, Kusumo Wahyu Bintoro menjelaskan, pihaknya sudah menetapkan empat orang jadi tersangka.

Mereka merupakan satu koordinator kepelatihan dan tiga lainnya adalah penguji kenaikan tingkat.

Identitas keempatnya yakni EAN (25), MAS (16), FLL (19) dan MRS (18).

Para tersangka terbukti melakukan tindakan kekerasan fisik kepada korban.

Korban diketahui menerima tendangan dan pukulan saat ujian silat.

Hal ini diperkuat dengan hasil autopsi terhadap jenazah korban.

"Kesimpulan pemeriksaan luar ditemukan luka memar pada wajah kanan dan kiri, luka memar dada dan luka lecet dada.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved