Kasus Tewasnya Brigadir J

Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang Didesak Mundur dari Tim Kuasa Hukum Ferdy Sambo dan Istri

Harun Al Rasyid meminta Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang untuk memikirkan kembali pilihan bergabung dengan tim kuasa hukum Ferdy Sambo dan istri.

Editor: Rizki A
Tribunnews.com/Mario Christian Sumapow
Dua mantan pegawai KPK, Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang, bergabung dalam tim kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Mereka menggelar konferensi pers di sebuah hotel di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (28/9/2022). 

TRIBUNTERNATE.COM - Dua mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi dukungan advokasi kepada tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang kini menjadi anggota kuasa hukum Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi.

Febri Diansyah sendiri mengumumkan bergabungnya dirinya dengan tim kuasa hukum Putri Candrawathi pada Rabu (28/9/2022).

Total ada empat nama tercantum sebagai pengacara tersangka kasus pembunuhan Brigadir J tersebut.

Mereka adalah Arman Hanis, Sarmauli Simangunsong, Febri Diansyah, dan Rasamala Aritonang.

Bergabungnya mantan pegawai dan mantan juru bicara KPK itu ke tim kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi menuai kritik dari sejumlah pihak.

Salah satunya dari mantan penyidik senior KPK Harun Al Rasyid.

Baca juga: Putri Candrawathi Resmi Ditahan: Mengaku Ikhlas, Berpesan Titip Anak-anaknya, Disebut Masih Trauma

Baca juga: 2 Eks Pegawai KPK Jadi Tim Kuasa Hukum Ferdy Sambo dan Istri, Novel Baswedan dan Feri Amsari Kecewa

Baca juga: 2 Eks Pegawai KPK Dampingi Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi: Sudah Luntur Idealismenya

Di satu sisi, Harun menyatakan dirinya menghormati keputusan kedua koleganya itu.

Hanya saja, Harun Al Rasyid juga meminta kepada keduanya untuk dapat memikirkan kembali apa yang sudah dipilihnya itu.

Kalau memang tidak keberatan, sebaiknya keduanya mundur sebagai kuasa hukum, mengingat Febri dan Rasamala memiliki rekam jejak memberantas korupsi.

"Bahwa jika mungkin ya, minta dengan hormat kepada mas Febri dan mas Mala (Rasamala) untuk sementara ini apa namanya mundur ya dari tim kuasa hukum itu," kata Harun saat ditemui di agenda Dies Natalis IM57+ di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (30/9/2022).

Sikap raja OTT yang meminta kedua mantan rekan kerjanya di KPK untuk mundur sebagai kuasa hukum keluarga Ferdy Sambo itu, bukan tanpa alasan.

Sebab menurut Harun, masih banyak perkara hukum yang masih bisa dibela oleh keduanya.

Terlebih, Febri dan Rasamala kata dia sudah lama bekerja dalam upaya pemberantasan korupsi.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved