Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Viral Video-video Kekerasan TNI kepada Suporter di Kanjuruhan, Andika Perkasa: Kirim ke Kami

Video-video kekerasan TNI terhadap warga sipil setelah pertandingan Arema FC vs Persebaya itu juga viral di media sosial.

Editor: Ifa Nabila
Youtube/Jenderal Andika Perkasa
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Andika menanggapi soal video-video kekerasan TNI terhadap warga sipil setelah pertandingan Arema FC vs Persebaya yang viral di media sosial. 

TRIBUNTERNATE.COM - Menyusul tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10/2022), muncul sejumlah video kekerasan anggota TNI terhadap suporter.

Bahkan video-video kekerasan TNI terhadap warga sipil setelah pertandingan Arema FC vs Persebaya itu juga viral di media sosial.

Menanggapi hal ini, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mempersilakan masyarakat untuk mengirim video-video itu kepada pihak TNI.

Baca juga: Valentino Jebret Simanjuntak Mundur dari Komentator Liga 1: Bentuk Empati Korban Kanjuruhan

Andika Perksa mengaku telah melihat sejumlah video viral yang memperlihatkan anggotanya telah melampaui kewenangan dalam tragedi tersebut.

Dalam rangka investigasi dan proses hukum tersebut, Andika mengimbau masyarakat mengirimkan video-video perbuatan anggotanya yang melampaui kewenangan dalam tragedi tersebut.

Baca juga: Kisah Pilu Bocah 11 Tahun Kehilangan Ayah dan Ibu Sekaligus, Jadi Korban di Kerusuhan Kanjuruhan

Menurutnya, video-video tersebut bisa dikirimkan ke Puspen TNI.

Hal tersebut disampaikan Andika usai menghadiri Rapat Koordinasi Khusus Lintas Kementerian dan Lembaga di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Jakarta Pusat pada Senin (3/10/2022).

"Apabila ada video-video lain yang bisa dikirim ke kami, siapa tahu ada penonton yang saat itu juga mengambil video yang bisa menjadi bahan melengkapi investigasi dan proses hukum kami," kata Andika.

Andika mengungkapkan apa yang telah dilihatnya dalam video-video yang viral menunjukkan perbuatan anggotanya tidak dalam rangka mempertahankan diri.

Baca juga: Kapolda Jatim Sebut Gas Air Mata di Kerusuhan Kanjuruhan Sesuai Prosedur, padahal Pelanggaran FIFA

Ia berpandangan apa yang dilihatnya dalam video yang viral sudah merupakan tindak pidana.

"Yang terlihat viral kemarin itu bukan dalam rangka mempertahankan diri atau misalnya, bukan. Itu termasuk, bagi saya masuk ke tindak pidana. Karena orang lagi, mungkin juga tidak berhadapan dengan prajurit itu, tapi diserang," kata Andika.

Terkait anggotanya yang terlibat, ia menegaskan akan dilakukan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

"Kita lihat pasalnya kan tiap pasal ada ancaman hukumannya, kita tidak keluar dari sana," kata Andika.

Jumlah Korban Tewas Kanjuruhan Terkini

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved