Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Darwin Nunez Ungkap Ada Kendala Bahasa: Saya Tidak Paham Apa yang Dikatakan Jurgen Klopp

Berita Liverpool: Darwin Nunez angkat bicara soal awal Liga Premier 2022-2023 yang sulit dan kendala bahasa dengan Jurgen Klopp.

Instagram/darwin_n9
Striker asal Uruguay, Darwin Nunez, yang didatangkan ke Liverpool pada jendela transfer musim panas 2022. 

“Tapi saya harus tenang, pelatih selalu mendukung saya. Rekan satu tim saya juga mendukung saya setiap saat dan saya akan selalu berusaha membantu tim dengan mencetak gol atau, bahkan tanpa gol, mencoba membantu yang terbaik yang saya bisa," pungkas Darwin Nunez.

Baca juga: CEO Bayern Munich, Oliver Kahn, Mengaku Cristiano Ronaldo Hampir Diboyong ke Allianz Arena

Baca juga: Sadio Mane Mengaku Tak Sengaja Cetak Gol Pertamanya di Liga Champions

Baca juga: Bayern Munich vs Viktoria Plzen: Sadio Mane Man of The Match, Die Bayern Catatkan Rekor Baru UCL

Baca juga: Kata Sadio Mane: Liverpool Tetap di Hati, Bayern Munich adalah Klubnya Pemain Muda dan Berbakat

Selain curhat soal awal yang tidak mudah di Liverpool, Darwin Nunez juga mengakui bahwa kendala bahasa adalah salah satu masalah yang besar baginya.

Terutama saat berdiskusi dengan sang pelatih, Jurgen Klopp.

Darwin Nunez menyebut dirinya seringkali tidak paham arahan apa yang dikatakan oleh pelatihnya itu.

Sehingga, Darwin Nunez sangat bergantung pada asisten bos yang berbahasa Portugis, Pepijn Lijnders, dan pemain asli Portugal, Vitor Matos, yang juga merupakan anggota staf pelatih.

Pada akhir pekan lalu, Jurgen Klopp dan Pepijn Lijnders mengobrol dengan Darwin Nunez.

Dalam obrolan itu, Jurgen Klopp dan Pepijn Lijnders berusaha meyakinkan Darwin Nunez bahwa kepercayaan mereka tidak tergoyahkan dan dia tidak perlu khawatir.

"Yah, kami tidak banyak bicara. Saya tidak mengerti bahasa Inggris dan dia (Jurgen Klopp) tidak paham bahasa Spanyol," kata Darwin.

"(Pep dan Vitor) adalah penerjemah bagi saya saat Jurgen Klopp berbicara dengan tim. Mereka duduk di sebelah saya dan menjelaskan apa yang harus saya lakukan," jelas pemain kelahiran Artigas, Uruguay, 24 Juni 1999 itu.

"Jika mereka tidak menjelaskannya kepada saya, saya akan memasuki lapangan tanpa tahu harus berbuat apa. Tetapi, kaitannya dengan pelatih adalah dia mendukung saya, memberi saya kepercayaan diri, dan saya harus membuktikannya di lapangan," tandasnya.

(TribunTernate.com/Rizki A.)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved