Setahun Menghilang, 1 Keluarga Ditemukan Tewas dalam Septic Tank: Pelaku Ingin Kuasai Harta Korban
Warga Kabupaten Way Kanan, Lampung dihebohkan dengan penemuan jasad satu keluarga di dalam sebuah septic tank.
Keempatnya ditemukan tinggal kerangka dalam septic tank di rumahnya pada Kamis (6/10/2022) kemarin.
Sementara korban lain bernama Juwanda (26, adik tiri dari pelaku) yang jasadnya ditemukan di kebun.
Kelima korban dibunuh oleh ayah dan anak, EW (38) dan DW (17).

3. Kronologi pembunuhan
Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna menjelaskan, kasus ini dimulai dengan pelaku EW melakukan aksinya seorang diri.
Ia menghabisi ayahnya Zainudin, ibu tirinya Siti Romlah, kakak kandungnya Wawan Wahydin, dan keponakannya yakni Zahra.
Teddy belum bisa membeberkan kapan dan bagaimana cara EW melakukan aksinya karena masih dalam pendalaman.
Pelaku EW kemudian membuang jasad para korban ke dalam septic tank di rumah Zainudin.
“Lalu oleh pelaku langsung ditutup dan dicor menggunakan semen,” jelas Teddy.
Aksi EW berlanjut dengan mengajak anaknya DW untuk membunuh Juwanda.
Semula Juwanda pulang ke rumah pada Desember 2021 lalu. Ia tidak mendapati keluarganya berada di rumah.
Singkat cerita, EW dan DW membunuh Juwanda saat sedang tidur dengan besi.
"Lalu korban diangkut menggunakan mobil pick up dibawa ke area tebu atau kebun singkong dan dikubur oleh pelaku," urai Teddy.
Baca juga: Keluarga Korban Tewas Kanjuruhan Kena Pungli, Diminta Bayar Rp 2,5 Juta: Katanya Sih Swasta
Baca juga: Investigasi Komnas HAM Ungkap Kondisi Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan: Muka Biru Kekurangan Oksigen
4. Motif pelaku
EW di hadapan polisi mengaku motif melakukan pembunuhan karena masalah harta warisan.