Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Setahun Menghilang, 1 Keluarga Ditemukan Tewas dalam Septic Tank: Pelaku Ingin Kuasai Harta Korban

Warga Kabupaten Way Kanan, Lampung dihebohkan dengan penemuan jasad satu keluarga di dalam sebuah septic tank.

DOK. Humas Polres Way Kanan via Kompas.com
Lokasi septic tank pembuangan jasad satu keluarga di Way Kanan, Lampung. 

TRIBUNTERNATE.COM - Warga Kabupaten Way Kanan, Lampung dihebohkan dengan penemuan jasad satu keluarga di dalam sebuah septic tank.

Diketahui, satu keluarga itu telah dilaporkan menghilang sejak Oktober 2021.

Jasad satu keluarga yang tinggal tulang-belulang itu terdiri atas 4 orang, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak.

Kini terungkap bahwa pelaku pembunuhan keji terhadap satu keluarga itu adalah sepasang ayah dan anak yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan para korban.

Sementara, kasus ini dipicu pelaku dan korban kerap cekcok soal masalah warisan.

Berikut fakta-fakta satu keluarga tewas dalam septic tank di Lampung dihimpun dari TribunLampung.co.id dan Kompas.com, Jumat (7/10/2022):

1. Sudah setahun menghilang

Sebelum ditemukan tewas, para korban sudah dilaporkan menghilang sejak bulan Oktober 2021 lalu.

Para korban diketahui tinggal di Marga Jaya, Kecamatan Negara Batin Kabupaten Way Kanan.

Hilangnya para korban membuat curiga warga sekitar karena hilangnya secara tiba-tiba.

Pada akhirnya warga membuat laporan orang hilang ke Polsek Negara Batin pada tanggal 01 Juli 2022.

Mulai dari sini polisi melakukan pendalaman hingga berhasil mengungkap kasus ini.

Baca juga: Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Direktur PT LIB Bakal Ikuti Proses Hukum yang Berlaku

Baca juga: Tragedi Stadion Kanjuruhan: Polri Tetapkan 6 Tersangka, Ada Pertemuan Supporter dengan TGIPF

2. Identitas korban dan pelaku

Korban dalam kasus ini sebetulnya berjumlah 5 orang dengan rincian 4 orang ditemukan dalam septic tank dan seorang korban lain terkubur di kebun.

Identitas mereka bernama Zainudin (78, ayah kandung pelaku), Siti Romlah (45, ibu tiri pelaku), Wawan Wahyudin (55, kakak kandung pelaku) dan terakhir Zahra (6, ponakan pelaku).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved