Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Resesi 2023

Jangan Overthinking Ancaman Resesi, Rhenald Kasali: Jangan Percaya yang Miskin Tambah Miskin

Sejumlah tokoh seperti influencer berlomba-lomba membuat konten mengenai resesi yang menakut-nakuti masyarakat.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
freepik.com/jcomp
Ilustrasi pengemis. Sejumlah tokoh seperti influencer berlomba-lomba membuat konten mengenai resesi yang menakut-nakuti masyarakat. 

Menurut Rhenald Kasali, hal-hal tersebut di atas tidak melulu bisa diterjemahkan dalam ekonomi kita sehari-hari atau dalam bisnis kita.

"Bisnis ini landasannya adalah segmentasi. Anda bergerak dalam segmen-segmen," tegas Rhenald Kasali.

Maka dari itu, ada banyak solusi yang disebarkan oleh orang-orang yang kurang berkompeten dan cenderung malah menyesatkan.

Di antaranya adalah untuk menahan uang agar tidak digunakan untuk membeli.

"Nah kalau sudah begitu hati-hati ketika kemudian kita terjemahkan tahan uang, jangan spending."

"Ini justru akan mengakibatkan kita memasuki era yang disebut depresi jadi dari resesi, depresi, stagnasi, stagflasi," paparnya.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved