Piala Dunia Qatar 2022
Pakai Kaos Pelangi di Laga Piala Dunia Qatar, Wartawan AS Ditahan, FIFA Minta Maaf
Seorang wartawan asal Amerika Serikat, Wahl, ditahan gara-gara mengenakan kaos bermotif pelangi.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Seorang wartawan asal Amerika Serikat, Wahl, ditahan gara-gara mengenakan kaos bermotif pelangi.
Yang mana motif pelangi kini dikait-kaitkan dengan komunitas LGBT.
Pihak FIFA akhirnya minta maaf pada Wahl atas penahanan tersebut, dikutip dari marca.com.
Baca juga: Video Viral Orang-orang Arab Tolak Diwawancara Wartawan Israel di Piala Dunia Qatar: Anda dari Mana?
Baca juga: Daftar Peraturan dan Hukuman di Qatar selama Piala Dunia: LGBT, Alkohol, hingga Perselingkuhan
Diketahui, Wahl mengalami penahanan di hari kedua Piala Dunia Qatar.
Wartawan yang pernah mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA 2011 itu masuk ke Stadion Al Thumama di Doha dengan kaos gambar bola yang sekelilingnya ada motif pelangi.
Seorang penjaga stadion sudah memperingatkannya, "Anda harus mengganti baju Anda. Itu tidak diperbolehkan."
Wartawan USMNT itu menolak untuk melepas kaosnya dan membuat petugas menyita ponselnya secara paksa.
Baca juga: Wartawan Argentina Dicopet saat Live TV Liput Piala Dunia di Qatar, Akhirnya Lapor Polisi
Kemudian dilakukan penahanan terhadap Wahl selama hampir setengah jam.
Akhirnya, seorang komandan keamanan muncul dan meminta maaf kepada Wahl.
Perwakilan FIFA juga minta maaf atas apa yang terjadi kepada Wahl.
Wahl kesal lantaran dirinya jadi melewatkan laga Belanda melawan Senegal gara-gara ditahan.
Baca juga: Polisi Moral Qatar Larang Warga Pria Pakai Kaos V Neck dan Wanita Pakai Baju Kelihatan Pundak
Wartawan Argentina Dicopet
Sebuah musibah menimpa seorang wartawan asal Argentina saat meliput gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar.
Wartawan bernama Dominique kehilangan barang-barang berharganya, termasuk dompet yang berisi KTP.
Dikutip dari marca.com, Dominique menjadi korban pencurian saat melakukan siaran langsung di Doha.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Seorang-wartawan-asal-Amerika-Serikat-Wahl-ditahan-gara-gara-mengenakan-lgbt.jpg)