Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Piala Dunia Qatar 2022

Ramai Protes, Ternyata Pendukung Piala Dunia Qatar 2022 Masih Bisa Minum Bir, Termasuk di Zona FIFA

Meski ramai diprotes, kebijakan Piala Dunia Qatar 2022 tanpa minuman alkohol sebenarnya tidak seketat yang ramai dikabarkan.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Pexels/Sonja Maric
ILUSTRASI minuman beralkohol. Meski ramai diprotes, kebijakan Piala Dunia Qatar 2022 tanpa minuman alkohol sebenarnya tidak seketat yang ramai dikabarkan. 

TRIBUNTERNATE.COM - Meski ramai diprotes, kebijakan Piala Dunia Qatar 2022 tanpa minuman alkohol sebenarnya tidak seketat yang ramai dikabarkan.

Kebijakan Piala Dunia Qatar tanpa alkohol itu juga masih ada pendukungnya.

Terutama para keluarga yang tinggal di Qatar yang mendukung sepenuhnya kebijakan tersebut.

Baca juga: Daftar Peraturan dan Hukuman di Qatar selama Piala Dunia: LGBT, Alkohol, hingga Perselingkuhan

Baca juga: Pakai Kaos Pelangi di Laga Piala Dunia Qatar, Wartawan AS Ditahan, FIFA Minta Maaf

Seorang bankir asal Doha, Abdulla Murad Ali, menegaskan negaranya menyambut semua orang yang datang untuk Piala Dunia

Tapi ia juga menegaskan para tamu harus memperlakukan negara tuan rumah sebagai rumah kedua mereka.

Yakni dengan menghormati budaya yang berlaku di sana.

"Qatar adalah negara Islam, dan minuman alkohol haram di agama kami."

"Yang kami minta hanyalah agar dunia menunjukkan rasa hormat terhadap budaya kami," ungkapnya kepada Al Jazeera.

Baca juga: Kenapa Tambahan Waktu Piala Dunia Qatar Sangat Lama? Inggris Vs Iran 29 Menit, AS Vs Wales 16 Menit

Ali menyinggung bahwa memang ada larangan minuman alkohol di Piala Dunia.

Namun larangan itu berlaku di tempat berlaga atau stadion, sedangkan minuman keras masih tersedia di hotel, bar, dan zona penggemar resmi FIFA.

Aturan Menonton Piala Dunia di Qatar

Sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar selalu menerapkan prinsip-prinsip syariah sesuai kebijakan negaranya.

Aturan-aturan yang ditegakkan polisi moral atau Gasht-e-Ershad ini ada yang diterapkan khusus warga asli saja, dan ada yang berlaku untuk turis.

Baca juga: Aktor Film Twilight Kecam Pangeran William gara-gara Dukung Inggris di Piala Dunia: Kok Tidak Malu?

Ilustrasi orang nongkrong
Ilustrasi orang nongkrong (freepik.com/Freepik)

Gasht-e-Ershad adalah petugas penegak hukum yang menyamar seperti warga biasa.

Mereka berkeliaran di jalan-jalan untuk memastikan warganya mengikuti aturan yang berlaku.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved