Piala Dunia Qatar 2022

Isu Keretakan di Ruang Ganti Jerman Menguat, Hansi Flick Disebut Bias ke Pemain Bayern Munich

Pelatih timnas Jerman, Hansi Flick, dituding mengambil sikap favoritisme alias bias terhadap para pemain Bayern Munich.

Penulis: Rizki A. Tiara | Editor: Rizki A
Twitter/DFB_team_EN
Sesi foto tim nasional Jerman sebelum pertandingan Jerman vs Spanyol di Al Bayt Stadium dalam babak fase Grup E Piala Dunia 2022 Qatar, Minggu (27/11/2022) malam waktu setempat. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pasca-tersingkirnya Jerman dari Piala Dunia 2022 Qatar, rumor keretakan di ruang ganti Die Mannschaft semakin mencuat.

Media Jerman BILD melaporkan, ada perpecahan di kalangan pemain hingga terbagi menjadi dua kubu yang berbeda.

Dua kubu itu adalah kubu Bayern Munich dan kubu anggota skuad lainnya.

Sang pelatih, Hansi Flick, juga dituding mengambil sikap favoritisme alias bias terhadap para pemain Bayern Munich.

Menurut BILD, problem keretakan bermula sebelum pertandingan babak fase Grup E Piala Dunia 2022 melawan Jepang.

Pemain senior seperti Manuel Neuer dan Leon Goretzka bersikeras mendukung aksi 'tutup mulut' untuk memprotes FIFA yang melarang ban lengan kapten 'One Love'.

Namun, pemain lain tidak mau ikut melakukan aksi demonstrasi tersebut.

Situasi pun diperparah setelah Hansi Flick melakukan beberapa panggilan penggantian kepada pemain yang 'tidak terlalu andal'.

Baca juga: Cuma 2 Pemain Jerman, Manuel Neuer dan Leon Goretzka, yang Kekeuh Ingin Protes Ban Kapten OneLove

Baca juga: Jerman Tersingkir di Piala Dunia 2022: Situasi Ruang Ganti Suram, Makan Malam seperti Pemakaman

Baca juga: Di Balik Aksi Jerman Protes Larangan Ban Lengan One Love FIFA: Ada Perbedaan Kubu Pemain

Ekspresi para pemain Jerman kala berdiri di atas lapangan pada akhir pertandingan Jerman vs Kosta Rika dalam Grup E Piala Dunia 2022 Qatar di Al-Bayt Stadium, Kamis (1/12/2022) malam waktu setempat. Meski menang 4-2 atas Kosta Rika, Jerman tak bisa lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Ekspresi para pemain Jerman kala berdiri di atas lapangan pada akhir pertandingan Jerman vs Kosta Rika dalam Grup E Piala Dunia 2022 Qatar di Al-Bayt Stadium, Kamis (1/12/2022) malam waktu setempat. Meski menang 4-2 atas Kosta Rika, Jerman tak bisa lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022. (Ina Fassbender / AFP)

"Selama pertandingan Jepang, banyak yang tidak dapat memahami keputusan Hansi Flick memilih Leon Goretzka menggantikan Ilkay Gündogan, yang pada akhirnya menyebabkan hilangnya kontrol dan keseimbangan tim," demikian laporan yang ditulis BILD.

"Secara internal, [penggantian] itu dikritik dengan sebutan 'penggantian harmoni' untuk membuat Goretzka senang. Gündogan akhirnya marah," lanjutnya.

"Pemain seperti (Marc Andre) ter Stegen dan (Kai) Havertz frustrasi duduk di bangku cadangan. ter Stegen, khususnya, semakin frustrasi karena tidak mendapatkan kesempatan terlepas dari penampilannya di Barcelona - itu hanya akan lebih buruk setelah keputusan Neuer untuk melanjutkan karir dan ketergantungan Flick padanya." tambah laporan tersebut.

Memang, Hansi Flick pernah menjadi pelatih kepala Bayern Munich.

Sehingga, ia tentu pernah melatih Manuel Neuer, Thomas Muller, Joshua Kimmich, Leon Goretzka, Serge Gnabry, Jamal Musiala, dan Leroy Sane.

Selain itu, banyaknya pemain inti Bayern Munich di tubuh tim nasional Jerman menambah perasaan terisolasi bagi pemain lainnya.

Baca juga: Lionel Messi Kaget Jerman Tersingkir dari Piala Dunia: Banyak Pemain Top, Biasanya Jadi yang Terbaik

Baca juga: Tersingkir dari Piala Dunia 2022: Jerman Tuai Ledekan Online, Host TV Qatar Sindir Pose Tutup Mulut

Jerman berfoto dengan pose membekap mulut sebelum laga melawan Jepang di babak fase Grup E Piala Dunia 2022 di Khalifa International Stadium, Doha, Qatar, Rabu (23/11/2022).
Jerman berfoto dengan pose membekap mulut sebelum laga melawan Jepang di babak fase Grup E Piala Dunia 2022 di Khalifa International Stadium, Doha, Qatar, Rabu (23/11/2022). (Twitter/DFB_team_EN)

Baca juga: Jerman Tersingkir di Piala Dunia 2022, Teori Konspirasi Kerja Sama Spanyol dan Jepang Mencuat

Baca juga: Thomas Muller: Jika Piala Dunia 2022 adalah Laga Terakhir Saya untuk Jerman, Saya Tetap Bahagia

Baca juga: Jerman Tersingkir di Piala Dunia 2022: Kemenangan Jepang atas Spanyol di Luar Kendali Kami

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved