Halmahera Selatan
Wakil Bupati Halmahera Selatan Beri Paparan, di Acara Hari Anti Kekerasan Perempuan Sedunia 2022
Peringati Hari Kekerasan Perempuan Sedunia, Wakil Bupati Halmahera Selatan paparkan faktor kekerasan perempuan dan anak.
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Wakil Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, memaparkan sejumlah faktor terjadinya kekerasan perempuan dan anak.
Pada sambutan Hari Anti Kekerasan Perempuan Sedunia, yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Halmahera Selatan.
Di aula Kantor Bupati Halmahera Selatan, Jl Karet Putih, Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan Selatan, Kamis (8/12/2022).
Wakil Bupati menyebut, berdasarkan data dari WHO, 35 persen perempuan di seluruh dunia pernah mengalami kekerasan fisik dan seksual.
Baca juga: Jelang Nataru, Polsek Gane Barat Halmahera Selatan Sita Puluhan Liter Cap Tikus
Sehingga itu menurut dia, terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak, tentu membawa berbagai persoalan di masyarakat.
Diantaranya adalah persoalan medis, sosial, hukum bahkan sampai berbagai pelanggaran, atas hak asasi manusia (HAM).
Oleh karenanya, negara dalam hal ini pemerintah, harus bertanggungjawab untuk menghormati, melindungi, membela.
Dan menjamin hak asasi manusia (HAM) setiap warga negara, dan penduduknya termasuk perempuan dan anak tanpa diskriminasi.
"Mengingat masih adanya kasus kekerasan, terhadap perempuan dan anak di sini.
"Maka diperlukan upaya lebih, agar kita dapat melakukan pencegahan, serta penanganan kasus yang lebih komperehensif, "paparnya.
Orang nomor dua di lingkup Pemkab Halamhera Selatan itu juga berharap, melalui kegiatan ini.
Dapat menumbuhkan kesadaran dan kepekaan, terhadap seluruh warga Halmahera Selatan, kalau hak-hak perempuan adalah HAM.
"Karenanya, kekerasan terhadap perempuan adalah pelanggaran hak asasi manusia."
"Sehingga saya berharap, ada kesadaran dan kepekaan dari kita semua, "harapnya.
Ditambahkan, kampanye 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan, yang digelar setiap 25 November - 10 Desember.