Kasus Briptu RF Diduga Akhiri Hidup di Mobil Dinas, Sang Ayah Merasa Kematian Putranya Janggal
Kasus kematian Briptu RF masih meninggalkan duka mendalam sekaligus tanda tanya besar bagi keluarganya.
Keluarga Tolak Proses Autopsi
Jenazah Briptu RF rencananya akan diautopsi pada Minggu (26/3/2023), namun urung dilakukan.
Dibatalkannya autopsi tersebut merupakan atas permintaan keluarga Briptu RF.
Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono, mengatakan terkait penolakan tersebut, pihak keluarga pun diwajibkan untuk membuat surat pernyataan penolakan autopsi.
Surat pernyataan tersebut juga sesuai kesepakatan dan koordinasi dengan keluarga lainnya yang berada di Semarang, Jawa Tengah, asal kelahiran Briptu RF, mengutip TribunGorontalo.com.
“Atas keberatan dari pihak keluarga, maka penyidik sesuai dengan SOP membuatkan surat pernyataan keberatan dari keluarga korban atas penolakan dilakukan otopsi,” terangnya, Minggu.
Sebelumnya, pihak keluarga telah diberikan kesempatan untuk melihat kondisi jenazah Briptu RF.
“Setelah melihat kondisi dari pada jenazah masih utuh seperti saat ditemukan meninggal di TKP, pihak keluarga menyatakan keberatan untuk dilakukan autopsi,” ungkap Wahyu.
Lanjut Wahyu, pihak keluarga pun mengaku telah menerima dan ikhlas atas peristiwa yang terjadi terhadap Briptu RF.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ayah Briptu RF Ternyata Mantan Penyidik Polri, Sebut Kematian sang Anak Ada Kejanggalan
Jadi Korban Pesawat Jatuh di Gorontalo, Berikut Sosok Sri Meyke Male |
![]() |
---|
Daftar Nama Korban Tewas Kecelakaan Pesawat Perintis SAM Air di Pohuwato Gorontalo |
![]() |
---|
Pesawat Perintis SAM Air Jatuh di Pohuwato Gorontalo, Berikut Kronologinya |
![]() |
---|
Terbukti Edarkan Cap Tikus di Tidore Maluku Utara, Warga Asal Gorontalo Didenda Rp 30 Juta |
![]() |
---|
Lebih dari 20 Korban Longsor Tambang Emas di Gorontalo Masih dalam Pencarian, 10 Meninggal Dunia |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.