Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Viral Video Guru Banting dan Cekik Bocah 9 Tahun, Terdengar Suara Anak Kecil Tertawa Rekam Kejadian

Baru-baru ini beredar viral sebuah video penganiayaan oleh orang dewasa terhadap bocah di Flores Timur.

Editor: Ifa Nabila
POS-KUPANG.COM/PAUL KABELEN
ANIAYA - Tangkapan layar ponsel memperlihatkan seorang pria dewasa yang diduga melakukan penganiayaan anak di bawah umur di Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur. 

TRIBUNTERNATE.COM - Baru-baru ini beredar viral sebuah video penganiayaan oleh orang dewasa terhadap bocah.

Seorang pria yang merupakan guru SD menganiaya bocah berumur 9 tahun.

Dikutip dari TribunFlores.com, dalam video berdurasi 1 menit 40 detik itu, tampak seorang pria memakai sarung tanpa baju membanting tubuh bocah tersebut.

Baca juga: Guru Agama Cabuli 16 Murid SD di Aceh, Pelaku Terancam Hukuman 200 Kali Cambuk

Tak hanya itu, pria tersebut juga menendang hingga mencekik korban.

Pada video yang beredar itu terdengar suara tertawa anak kecil yang diduga merekam kejadian tersebut.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, penganiayaan itu terjadi di Tanah Puken, Kecamatan Adonara Tengah, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kapolsek Adonara Barat, Ipda Januardana Rambi membenarkan kejadian tersebut.

Ia mengungkapkan identitas dari pelaku yakni seorang guru berinisial MGS.

"Dia (pelaku) emosi karena anak angkatnya dipukul korban," terangnya, Minggu (9/4/2023).

Dikutip dari TribunFlores.com, penganiayaan itu terjadi pada 27 Maret 2023.

Namun, aksi penganiayaan oleh MGS itu sempat terekam kamera ponsel hingga viral di media sosial sampai saat ini.

Januardana menjelaskan, pelaku kesal karena anak angkatnya dianiaya oleh korban dan disaksikan oleh istrinya.

Menyaksikan kejadian itu, istri pelaku lantas berteriak hingga membuat pelaku mendatanginya.

"Awalnya mendengar istrinya berteriak, padahal korban aniaya anak angkatnya. Pelaku mengaku kesal," ungkap Januardana.

Atas kejadian itu, kedua belah pihak telah bertemu dan sepakat untuk berdamai melalui adat.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved