Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Sofifi

Gubernur Maluku Utara Temui Menteri Kelautan dan Perikanan, Ini yang Dibahas

Gubernur Maluku Utara, KH Abdul Gani Kasuba kembali melaksanakan aktifitas kedinasannya usai menyelesaikan ibadah Umroh.

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
Jabatan tangan Gubernur Maluku Utara, KH Abdul Gani Kasuba dengan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono pada Senin 10/4/2023). 

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI-  Gubernur Maluku Utara, KH Abdul Gani Kasuba kembali melaksanakan aktifitas kedinasannya usai menyelesaikan ibadah Umroh.

Gubernur KH Abdul Gani Kasuba bersilaturahmi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono dan jajarannya.

Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung GMB lantai 7, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Senin (10/4/2023) kemarin.

Gubernur Maluku Utara diterima langsung Menyeri  kelautan  dan Perikanan  didampingi Pejabat Eselon I,  Staf Khusus Menteri, Asisten Khusus Menteri, Kepala Biro Perencanaan, Kepala Biro Humas dan KLN dan Katimlak Unit Kerja Menteri.

Saat tiba di gedung GMB, Gubernur Maluku Utara didampingi kepala Dinas Kelautan dan Perikanan provinsi Maluku Utara Abdullah Assagaf.

Dalam  pertemuan itu  Gubernur menyampaikan ucapan Terima Kasih kepada Menteri Kelautan dan Perikanan atas perhatiannya ke Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui alokasi anggaran dana DAK, Dekon dan tugas perbantuan yang cukup besar selama 4 tahun terakhir.

Gubernur juga berterima kasih atas bantuan kegiatan di bidang Perikanan Tangkap berupa Asuransi Nelayan, Sertifikat Hak Atas Tanah (Sehat) Nelayan, Bantuan Kapal Perikanan, sedangkan untuk kegiatan perikanan budidaya Maluku Utara mendapat alokasi kegiatan di Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Kabupaten Pulau Taliabu dan Kabupaten Pulau Morotai.

Baca juga: Asosiasi Event Organizer Maluku Utara Berbagai Takjil pada Masyarakat

Dalam pertemuan itu juga, gubernur menyampaikan permasalahan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dihadapi nelayan Maluku Utara khususnya kapal diatas 30 GT.

Terhadap semua penyampaian Gubernur Maluku Utara, Menteri Kelautan dan Perikanan memberikan respon positif bahkan mengapresiasi Gubernur Maluku Utara atas peran aktifnya mendukung Program kementerian kelautan di daerah.

Menteri juga merespon permintaan gubernur Maluku Utara tentang ketersediaan BBM karna Maluku Utara salah satu provinsi yg terbaik dlm mengelola kapal bantuan pemerintah.

Menteri KP memuji langkah Pemprov untuk menertibkan rumpon- rumpon liar yang berada di Maluku Utara

Serta pengelola pelabuhan perikanan di Maluku Utara dimana  Pelabuhan Perikanan Bacan mendapat predikat sebagi PP terbaik ke 3 tingkat nasional.

Selain itu Juga, proses perijinan kapal perikanan yang taat aturan, sehingga Maluku Utara mendapat predikat perijinan kapal perikanan terbaik ke 2 tingkat nasional.

Sementara, kadis DKP Maluku Utara, Abdullah Assagaf dihadapkan menteri mengatakan, dengan diterbitkan Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2023 tentang penangkapan ikan terukur.

"Maka provinsi Maluku utara siap melaksanakan kegiatan PIT dan Pasca PNBP," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved