Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Terkini Internasional

Negara Terjerat Utang China, termasuk Sri Lanka yang Terancam Bangkrut, Bagaimana dengan Indonesia?

Sri Lanka kini tengah terpuruk dan mengalami kebangkrutan. Diketahui, China merupakan salah satu kreditur terbesar negara itu.

Thinkstock.com
Ilustrasi dollar AS. 

Awalnya, negara ini meminjam dana sebesar US$ 200 juta atau setara Rp2 triliun untuk menghubungkan pulau ibukota Male ke pulau Hulhumale.

Di sana, bandara dan lahan luas masih banyak tersedia.

Sehingga, diharapkan dapat menjadi jalan keluar mengenai keterbatasan lahan properti dan akses menuju kawasan ekonomi baru.

Jembatan penghubung pulau itu rampung pada 2018 dan diberi nama "China-Maldives Friendship Bridge".

Namun, Maladewa juga terus meminjam uang untuk pengembangan infrastruktur lainnya.

Pada tahun ini, beberapa mantan pejabat Maladewa dan perwakilan China menunjukkan angka utang terbaru.

Tahun ini, beberapa mantan pejabat negara itu menyebutkan, Maladewa berutang ke China antara US$ 1,1 miliar hingga US$ 1,4 miliar.

3. Kenya

Disebut sebagai salah satu negara yang diyakini akan gagal membayar utang ke China, Kenya awalnya meminjam US$ 3,6 miliar dari Bank EXIM China.

Pinjaman tersebut terkait pembangunan proyek kereta api (Standard Gauge Railway/SGR) rute dari Mombasa ke Nairobi.

Pemerintah lalu meminjam lagi US$ 1,5 miliar untuk memperpanjangnya ke Naivasha, sebuah kota di Central Rift Valley.

Peringatan mengenai utang Kenya ke China sendiri dikeluarkan auditor jenderal negara cejas beberapa tahun lalu.

Kemudian, hal ini kembali muncul di tengah krisis Sri Lanka.

Jika Kenya tak bisa membayar utang, maka pelabuhan Mombasa, aset paling berharga di negeri itu, diyakini akan diambil alih China.

Meski begitu, pemerintah Kenya dan China menyangkal hal tersebut.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved