Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Potensi Desa Morotai

Festival Baronda Ngele-Ngele Sukses Dihelat, Pemkab Morotai Acungi Jempol Potensi Wisata Desa

Festival Baronda Ngele-Ngele berjalan sukses dihelat, Pemkab Morotai mengakui dan acungi jempol potensi wisata desa

Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Fizri Nurdin
PROGRAM: Staf Ahli Bupati Pulau Morotai, Suryati bersama Kepala Dinas Pariwisata, Kalbi Rasyid saat memotong pita sebagai bentuk peresmian Desa Ngele-ngele Besar sebnagai Desa Wisata, Selasa (6/6/2023) 

TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI - Sebagai pulau wisata, yang ada di bibir pasifik Pulau Morotai.

Desa Ngele-ngele Besar di Kecamatan Morotai Selatan Barat, menggelar Festival Baronda Ngele-Ngele.

Festival ini mengagendakan sejumlah acara, diantaranya 100 tahun Pulau Ngele-ngele.

Peresmian desa wisata, Parade Kora-kora dan pencanangan pembangunan Masjid Al-Aziz.

Baca juga: Lantik DPC Pemuda Pancasila Morotai, Keindahan Pulau Ngele-ngele Besar Pukau Santrani Abusama

Tujuannya, agar mempromosikan wisata yang ada di Pulau Ngele-ngele Besar.

Amatan TribunTernate.com, Festival Baronda Ngele-Ngele pada Selasa (6/6/2023).

Dihadiri ratusan warga dan para Kepala Desa, se Kecamatan Morotai Selatan Barat.

Bahkan Pemkab Pulau Morotai dalam hal ini Dinas Pariwisata, juga ikut terlibat.

Kepala Dinas Pariwisata Pulau Morotai, Kalbi Rasyid mengatakan Desa Ngele-ngele Besar.

Tujuan untuk mengembangkan potensi wisaya Desa Ngele-ngele Besar
Baliho di gerbang masuk Desa Ngele-ngele Besar bertuliskan Festival Baronda Ngele-Ngele, Selasa (6/6/2023). Di mana Kades Ngele-ngele Besar mengatakan tujuan festival adalah untuk mengembangkan potensi wisata.

Sudah ditetapkan sebagai Desa Wisata di Morotai, sejak awal tahun ini bersama 29 desa lain.

"Pertimbangannya adalah aspek sejarah, kemudian dari potensi alamnya."

"Ditambah perekonomian yang baik. Jadi desa ini sangat memiliki potensi, "katanya.

Menurutnya, Festival Baronda Ngele-Ngele merupakan spirit baru.

Bagi desa wisata yang lain di Pulau Morotai, untuk memajukan dan mendongkrak pariwisata.

Di mana event seperti ini kedepan akan dilihat, dan kalau ada event yang luar biasa seperti ini.

Bisa menjadi pertimbangan Pemkab Pulau Morotai, untuk dimasukan dalam agenda daerah.

Lanjutnya, Desa Ngele-ngele Besar banyak objek dan spot wisata menarik.

Salah satunya pesona bawah laut, sehingga potensi ini akan dikembangkan.

"Ada beberapa pihak yang sehari dua ini, akan buat paket perjalanan ke beberapa desa."

"Yang ada di pulau-pulau kecil, di wilayah pesisir selatan barat Pulau Morotai,"

"Desa Ngele-ngele Besar, bisa jadi daya tarik para wisatawan itu, "pungkasnya.

Masih dikesempatan yang sama, Kades Ngele-ngele Besar, Fauzi Abd Aziz menambahkan.

Festival Baronda Ngele-Ngele merupakan motivasi, untuk mendorong desanya menjadi desa wisata.

Mengingat potensi alam di desanya, tak kalah menarik dengan desa-desa lain.

Tarian lLalayon yang ditampilkan dalam Festival Baronda NgeleNgele
Tarian lLalayon yang ditampilkan dalam Festival Baronda NgeleNgele, Selasa (6/6/2023)

"Dengan 100 tahun lahirnya Ngele-ngele, saya berpikiran harus bisa seperti desa lain."

"Contohnya Desa Galo-Galo dan Desa Kolorai, mereka jugakan sama seperti kita."

"Yang berada di pulau, kalau mereka bisa, kenapa saya tidak, "tegasnya.

Olehnya itu, dengan desanya ditetapkan sebagai desa wisata di Pulau Morotai.

Maka festival ini akan menjadi event, yang akan digelar setiap tahunnya.

Baca juga: Pj Bupati Morotai dan BPJN Maluku Utara Cek Lokasi Jalan Motorpol-Totodoku

"Kedepannya lagi, ada kemungkinan 10-20 Homestay atau pendopo dibangun."

"Saat ini dengan kesadaran warga, sudah tersedia 20 rumah untuk homestay untuk wisatawan."

"Dan sebagai Kades, saya juga pasti meminta bantuan Pemkab Pulau Morotai, "pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved