Jumat, 17 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Hujan Deras, Pagar Beton SD 160 Halmahera Selatan Roboh Dihantam Banjir

Pagar beton milik SD 160 Halmahera Selatan di Desa Mandaong, Kecamatan Bacan Selatan, roboh

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
BENCANA: Kondisi terkini pagar beton SD 160 Halmahera Selatan yang roboh dihantam banjir. Tampak juga dua petugas Pemadam Kebakaran sedang bersiap membersihkan lumpur di tiga unit ruang belajar sekolah, Selasa (11/7/2023). 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Pagar beton milik SD 160 Halmahera Selatan di Desa Mandaong, Kecamatan Bacan Selatan, roboh diterjang banjir akibat hujan deras pada Senin (10/7/2023) kemarin.

Tidak hanya pagar, tiga unit ruang belajar SD tersebut juga jadi sasaran banjir. Air berhasil masuk ke dalam ruang belajar setelah merobohkan pagar di sisi kiri sekolah.

Warga setempat terpaksa menjebol pagar di sisi kanan sekolah agar air yang menumpuk di ruang belajar bisa surut. Namun pagar yang dijebol, justru roboh karena luapan air cukup kuat.

Sejumlah petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Halmahera Selatan pada Selasa (11/7/2023), diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

Mereka mengangkut tumpukan sampah di beberapa titik drainase dan membersihkan lumpur di dalam ruang belajar SD 160 tersebut.

Kepala BPBD Halmahera Selatan M. Ichwan Iskandar mengatakan air yang masuk ke dalam sekolah disebabkan tersumbatnya drainase atau saluran air.

Baca juga: 18 Parpol Sudah Ajukan Perbaikan Dokumen, KPU Halmahera Selatan: Masih Bisa Rombak Bacaleg

Menurutnya, di dalam drainase yang berdekatan dengan sekolah, terdapat tumpukan sampah yang cukup banyak. Alhasil, air tidak bisa mengalir lalu meluap dan menghantam pagar sekolah hingga roboh.

“Sehingga air meluap dan menjebol pagar di sisi kiri dan masuk ke sekolah. Lalu warga bongkar pagar di sisi kanan agar air keluar,”

"Ini karena ada sampah di selokan, jadi kami harapkan warga buang sampah pada tempatnya. Kalau tidak, akibatnya seperti ini,” ujarnya, Selasa (11/7/2023).

Menurut dia, pagar beton SD 160 Halmahera Selatan yang roboh itu panjangnya ditaksir 50 meter. Ia juga mengaku, sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Halmahera Selatan terkait pola penanganan lanjutan.

“Tapi untuk kerugian materil kita belum bisa pastikan. Sementara kita baru koordinasi untuk penanganan lanjutan,"pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved