Kecelakaan KA 112 Brantas di Semarang, Truk yang Ditabrak Tak Mati Mesin, Sopir dan Kernet Kabur
Ternyata, truk tronton naas itu tidak mengalami mati mesin, sementara sopir dan kernetnya saat ini masih menghilang.
"Saat ini sedang dilaksanakan olah TKP dan evakuasi penumpang kereta api," paparnya.
Sampai saat ini belum ada korban jiwa yang disebabkan karena kecelakaan tersebut.
Hanya ada satu penumpang kereta api yang terluka karena loncat dari kereta saat kejadian.
"Kereta api jurusan Jakarta-Blitar," imbuh Iqbal.
Tidak Melanggar Palang Perlintasan
Setelah tertabrak KA 112 Brantas, truk tronton hancur dan terbakar.
Kini terungkap, truk itu tidak hanya tersangkut bannya di rel, tetapi juga tidak melanggar palang perlintasan.
Sebab, truk tronton itu melaju sebelum palang menutup.
Hal ini disampaikan oleh seorang saksi bernama Rudi, pengendara motor yang mengaku melintas rel bersama truk malang tersebut.
"Saat itu saya melintas tepat di depan truk," jelasnya Rudi dikonfirmasi Kompas.com di lokasi, Rabu (19/7/2023).
Ia mengatakan bahwa ban belakang truk tersangkut bukan mati mesin.
Rudi juga menegaskan bahwa truk melintas sebelum palang perlintasan menutup.
Hanya saja, saat ban tersangkut tidak lama ada KA Brantas yang hendak melintas dan palang pun baru tertutup.
Setelah tertabrak hingga terseret sekira 50 meter, truk meledak.
Rudi bersyukur dirinya yang sedang membonceng istri dan anak tidak terdampak kecelakaan.
"Saya bersama istri dan anak berkendara motor," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/ka-brantas-tabrak-truk.jpg)