Sofifi
Pembangunan di Pulau Obi Maluku Utara Terus Dibuktikan
Komitmen Gubernur Maluku Utara untuk memajukan pembangunan insfrastruktur di Kecamatan Pulau Obi terus dibuktikan.
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI- Komitmen Gubernur Maluku Utara untuk memajukan pembangunan insfrastruktur di Kecamatan Pulau Obi terus dibuktikan.
Melalui Dinas PUPR Maluku Utara secara perlahan menggenjot pembangunan jalan dan tiga jembatan, pada ruas Laiwui-Anggai di Pulau Obi Kabupaten Halmahe Selatan yang saat ini sedang berlangsung.
Menurut Sofyan Kamarullah Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Maluku Utara, bahwa pembangunan jalan dan tiga jembatan di Kecamatan Pulau Obi sedang dalam tahapan pengerjaan.
“Untuk jalan Pulau Obi ini, mulai dari pembukaan badan jalan, terus pembuatan tiga jembatan, yang tadinya jembatan kayu, kami ganti dengan jembatan sementara berbahan baja yang bisa dilewati mobil besar dan alat berat juga,” ucapnya, Jumat (28/7/2023) kemarin.
Sofyan yang juga PPK di proyek tersebut mengatakan proyek pembangunan menggunakan anggaran multiyears ini berada di jalan ruas dari Desa Laiwui, Desa Jikotamo dan Desa Anggai. Namun untuk pekerjaan hotmix (aspal butas) mungkin dikerjakan dari arah 0 (nol) ke Desa Laiwui.
“Cuman kalau jalan hotmixnya mungkin dia balik dari arah nol ke Laiwui. Karena masyarakat Desa Air Mangga, Desa Sambiki dan Desa Anggai itu mereka sudah lama merindukan jalan aspal butas (hotmix),” ujarnya.
Baca juga: Progres Pencairan Keuangan Proyek Multiyears dì PUPR Maluku Utara Baru Capai 30 Persen
Bahkan jalan hotmix dikerjakan dari arah nol dikarenakan dalam pusat kota, yaitu Desa Laiwui sudah ada jalan aspal sedangkan dari tiga desa diatas belum, jadi makanya hotmix dikerjakan dari arah balik atau titik nol.
Lanjutnya, untuk progress kegiatan terhadap jalan dan jembatan ini, jika dihitung dari minggu lalu, pada minggu ini dan minggu akan datang tepat pertanggal 30 Juli tahun 2023, pekerjaannya sudah bisa capai 40 persen.
"Sedangkan untuk jembatan sementara segera akan terselesaikan, karena bahan baja yang dari pabrik sudah 100 persen dan menunggu kapal dikirim ke Pulau Obi," tuturnya.
Ia menegaskan, jika ada yang mengatakan proyek tidak berjalan, pihaknya memastikan berjalan sebab ada buktinya dan tertera di dokumen.
”Jadi proyek pembangunan ini dikerjakan, artinya pembangunan berjalan tetapi lambat. Dan pekerjaan sudah ditargetkan sampai tanggal 24 Desember nanti akan selesai,” pungkasnya.
Diketahui, berdasarkan papan proyek, pembangunan ruas jalan Laiwui-Anggai ini menggunakan anggaran Multiyears, lokasi kegiatan berada tiga desa Pulau Obi tersebut.
Dengan nomor kontrak 600.620/SP/PUPR-MU/APBD-P/BM/PPK-MY/XX/FSK.12769/2022.
Tanggal kontrak proyek ini pada 22 November 2022, nilai kontraknya sebesar Rp. 27.720.421.000. untuk waktu pekerjaannya selama 360 hari kalender.
Dilaksanakan oleh PT. Addis Pratama Persada, menggunakan sumber dana APBD-P Tahun 2022.(*)
DPRD Maluku Utara Tinjau Pagar SMK N 2 Tidore yang Ambruk: Segera Usulkan Perbaikan |
![]() |
---|
Pj Gubernur Maluku Utara Minta Seluruh OPD Siap Hadapi Transisi Pemerintahan |
![]() |
---|
Kondisi Panti Asuhan PSAA Budi Sentosa di Ternate Memprihatinkan, Zen Kasim : Akan Direnovasi |
![]() |
---|
BPKAD Warning 7 OPD di Pemprov Maluku Utara yang Belum Serahkan Laporan Keuangan |
![]() |
---|
Akademisi Maluku Utara Dorong Seleksi Terbuka dalam Pembentukan Kabinet Sherly Laos - Sarbin Sehe |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.