Selasa, 19 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Unkhair Ternate

Gelar Seminar Nasional, Unkhair Ternate Teken MoU Bersama Kemenlu RI

Menggelar seminar nasional, Universitas Khairun atau Unkhair Ternate teken MoU bersama Kemenlu RI

Tayang:
Penulis: Amri Bessy | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Amri Bessy
PROGRAM: Suasana seminar nasional yang dilakukan Unkhair Ternate, Rabu (9/8/2023). Di mana pada kesempatan tersebut, Unkhair Ternate juga melaksanakan MoU dengan Kemenlu RI. 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Pusat Studi Melanesia Unkhair, menggelar Seminar Nasional.

Bertajuk 'Masa Depan Indonesia dan Peran Maluku Utara sebagai Episentrum di Kawasan Melanesia'.

Selain seminar, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan MoU, antara Unkhair dengan Kemenlu RI, Rabu (9/8/2023).

Rektor Unkhair Ternate, M Ridha Ajam M.Hum mengatakan, seminar melanesia ini.

Baca juga: Seleksi Tahap II Jalur Mandiri Calon Mahasiswa Baru Unkhair Ternate: 324 Orang Dinyatakan Lulus

Akan di desain dalam program besar, yaitu peran-peran Ras Melanesia.

Seminar yang dihelat di Aula Nuku Unkhair  Ternate itu, dihadiri oleh Sultan Tidore, Husain Alting Sjah.

Serta Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada Prof Dr Setiadi, S.Sos., M.Si.

Dan Kepala Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri Kementerian Luar Negeri RI Dr. Yayan G.H. Mulyana sebagai narasumber.

Menurutnya, pihaknya akan mendorong Provinsi Maluku Utara sebagai episentrum ekonomi, budaya, hingga SDA melalui program melanesia ini.

"Kami segera membicarakan program implementatif, peran Maluku Utara sangat penting dalam aspek ekonomi."

"Dan lainnya yang akan kita dorong sebagai bahan pertimbangan kebijakan negara, supaya ada keberpihakan, "katanya.

Lanjut Ridha Melanesia merupakan sebuah isu penting, di berbagai perguruan tinggi, khususnya kawasan Melanesia.

"Jadi kalau kita bicara terkait Melanesia, tidak terfokus hanya pada perbedaan-perbedaan fisik."

"Karen masih banyak sekali implikasi lain, isu lain yang semestinya kita diskusikan sekaligus kita sosialisasikan, "ucapnya.

Hal itu dilakukan, lanjut dia menjelaskan agar menjadi penting dalam kajian berbasis dokumen dan disertakan, dengan data yang bisa dipertanggungjawabkan.

"Karena ada hal penting yang perlu didiskusikan, ini menjadi bagian penting bagi Kementerian Luar Negeri."

"Ini adalah salah satu perpanjangan informasi dari Maluku Utara, "ujarnya.

Kepala Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri Kemenlu RI menilai, pelaksanaan seminar tentang kawasan Melanesia ini relevan dan tepat waktu.

Lanjutnya, seminar ini akan membantu konektivitas Maluku Utara ke kawasan melanesia.

Serta Unkhair Ternate akan menjadi lembaga kunci, yang memainkan peran penting.

"Ini sangat penting dan agendanya luas, tak hanya terkait ekonomi pembangunan."

Baca juga: Perangi Stunting, BKKBN Maluku Utara Jalin Kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Unkhair Ternate

"Namun pada sektor budaya, yang merupakan salah satu elemen perekat, "jelasnya.

Seraya menyebut akan melakukan kolaborasi program-program lainnya sebagai langkah tindak lanjut dari seminar Melanesia ini.

"Jadi ini baru permulaan, nanti ada langkah-langkah progmatik serta kolaborasi yang sangat penting dan berarti, "tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved