Pemkab Morotai
Meski Pembiayaan Hanya 18 Persen, Pendidikan Jadi Program Prioritas Pemkab Morotai
Meski pembiayaan hanya 18 persen, program pendidikan jadi prioritas utama Pemkab Pulau Morotai
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM - MOROTAI - Pj Bupati Pulau Morotai, Maluku Utara, Muhammad Umar Ali mengaku,
Hingga hari ini, Pemkab Pulau Morotai belum mampu mengalokasi biaya pendidikan,
Di Morotai khususnya bidang pendidikan menjadi kewenangan daerah.
"Sampai hari ini kita belum mampu menyentuh standar minimal pembiayaan 20 persen,"
Baca juga: Camat Suryati Taher Sesali 21 Kades Morotai Selatan Tak Ikut Apel Penurunan Bendera HUT RI ke 78
"Sebagai amanah Undang-Undang, kita baru mampu mencapai 18 persen lebih,"ucapnya
Saat meresmikan, SD Negeri Unggulan 10 Morotai, di Desa Hino, Kecamatan Morotai Timur, pada Jumat (18/8/2023) kemarin.
Namun, Umar mengaku, akan terus berupaya mendorong agar mampu menyentuh angka 20 persen.
"Karena kami juga berupaya mendorong secara terus menerus warga Morotai melanjutkan studi ke jenjang Pendidikan tinggi,"
"Baik di dalam daerah maupun di luar darah, dengan formasi Pendidikan sangat dibutuhkan di daerah pada masa akan datang,"ujarnya.
Umar berpesan, pendidikan merupakan salah satu faktor paling mendasar dalam siklus kehidupan manusia mulai dari lahir hingga akhir hayat (long life education).
Bahwa, untuk mewujudkan Pendidikan berkualitas tidak terlepas dari adanya peran keluarga, pemerintah, dan masyarakat.
Antara keluarga, pemerintah, dan Masyarakat dipersyaratkan, adanya keserasian serta kerjasama erat dan harmonis.
"Lingkungan keluarga juga dikatakan lingkungan paling utama, karena sebagian besar kehidupan anak di dalam keluarga,"
"Sehingga pendidikan paling banyak diterima anak adalah dalam keluarga," tambah Umar.
Baca juga: Berikut Tiga Komisioner Bawaslu Kabupaten Pulau Morotai Dinyatakan Lulus untuk Periode 2023-2028
Lanjut dia, tugas utama dari keluarga bagi Pendidikan anak adalah sebagai peletak dasar bagi pendidikan akhlak dan hidup keagamaan.
Karena menurutnya, sifat dan tabiat anak sebagian besar diambil dari kedua orangtuanya, dan dari anggota keluarga lain.
"Mari kita bina bersama anak-anak kita demi masa depan lebih baik,"pungkasnya(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Pendidikan-jadi-program-pripritas-pemkab-morotai.jpg)