Selasa, 21 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Pulau Taliabu

HUT ke 13 Taliabu: Sashabila Mus Targetkan Listrik Masuk ke 71 Desa

Listrik bukan hanya pengusir gelap, melainkan simbol dimulainya peradaban modern daerah ini yang akan diwariskan kepada generasi mendatang

Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
Dok Pemkab Pulau Taliabu
HARAPAN: Bupati Pulau Taliabu Sashabila Mus. Baginya, listrik bukan hanya pengusir gelap, melainkan simbol dimulainya peradaban modern daerah ini yang akan diwariskan kepada generasi mendatang 

Ringkasan Berita:1. Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara akan berusia 13 tahun pada 22 April 2026
2. Momentum ini menjadi titik balik bagi Bupati Pulau Taliabu Sashabila Mus untuk mewujudkan visi besar yakni 'Menuju Terang Merata, dan Taliabu Maju Sejahtera'
3. ​Visi ini bukan sekadar slogan. Sashabila Mua menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh 71 desa mendapatkan akses listrik yang layak

TRIBUNTERNATE.COM, ​TALIABU - Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara akan berusia 13 tahun pada 22 April 2026.

Momentum ini menjadi titik balik bagi Bupati Pulau Taliabu Sashabila Mus untuk mewujudkan visi besar yakni 'Menuju Terang Merata, dan Taliabu Maju Sejahtera'.

​Visi ini bukan sekadar slogan. Sashabila Mua menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh 71 desa mendapatkan akses listrik yang layak.

Bahkan ia menekankan pembangunan tidak boleh hanya berpusat di perkotaan, tetapi harus menyentuh hingga pelosok.

​Dalam keterangan tertulisnya pada Senin (20/4/2026), sang bupati menjelaskan makna di balik logo HUT ke 13 yang menampilkan gambar mercusuar.

Baca juga: DPC PKB Taliabu Gelar Muscab II, 4 Nama Calon Ketua Diusulkan ke DPP

​"Bagi saya, mercusuar adalah pernyataan filosofis tentang kepemimpinan yang menjangkau mereka yang selama ini merasa terlewatkan."

"Cahaya mercusuar tidak diam di tempat, ia memancar jauh menembus batas hingga ke wilayah yang sulit dijangkau, "ungkapnya.

​Baginya, hadirnya aliran listrik di rumah warga adalah bukti nyata kehadiran negara.

Ketika lampu menyala di desa terpencil, di situlah harapan masyarakat mulai berpijar.

Sashabila Mus memaparkan bahwa program 'Menuju Terang Merata' bukan hanya soal pembangunan infrastruktur kabel dan tiang listrik, melainkan investasi jangka panjang untuk SDM dan ekonomi lokal:

1. Pendidikan: Anak-anak Taliabu dapat belajar di malam hari dengan pencahayaan layak.

2. Ekonomi: Pelaku UMKM dan nelayan akan memiliki daya saing lebih tinggi melalui penggunaan teknologi pendingin (cold storage) untuk menjaga kualitas hasil panen.

3. Informasi: Membuka akses informasi yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sebagai kepala daerah, Sashabila Mus memgaku akses energi adalah bentuk keadilan sosial.

Karenanya ia ingin menghapus sekat ketimpangan agar tidak ada lagi desa yang terisolasi dalam kegelapan.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved