Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pulau Morotai

Update Harga Rempah di Morotai, Pala Stabil Cengkeh Naik

Harga komoditas lokal di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara tertanggal (29/8/2023) masih stabil.

Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/ Fizri Nurdin
Pala kering milik seorang pengusaha atas nama K dibeli dari petani, Selasa (29/8/2023) 

TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI- Harga komoditas lokal di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara tertanggal (29/8/2023) masih stabil.

Harga komoditas seperti pala, fulinya serta  cengkeh harganya masih baik.

Pala  dengan kualitas AB (bagus) dihargai sekilonya Rp 80 sampai Rp 85 ribu.

Pala kualitas SS (kurang) sekilonya dihargai Rp 65 sampai Rp 70 ribu.

Kemudian, fulinya  sekilo dihargai Rp 215 sampai Rp 220 ribu.

Hal itu disampaikan langsung salah satu pembeli komoditas lokal di desa  Daruba Kecamatan Morotai Selatan, atas nama K.

Ia mengatakan, harga pala dengan kualitas bagus atau tidak berjamur dibeli berbeda dengan kualitasnya kurang baik.

"Pala tergantung kualitas, kalau bagus itu ambil harga berbeda dengan kualitasnya kurang bagus,"jelasnya, Senin (29/9/2023).

Baca juga: Resmi Tersangka, Oknum Dokter di Ternate Minta Ditangguhkan, Polisi Sudah Terima Suratnya

Ia juga mengaku harga pala yang kualitas bagus dan tidak itu, sebelumnya dihargai sekilo Rp 100 dan Rp 80.

"Kalau fuli pala tetap, karena itu langsung dijual ke India. Sekilo  harganya  Rp 215 sampai Rp 220 ribu,”katanya.

Sementara kalau harga  cengkeh kata dia, memasuki bulan Agustus di musim panen ini alami kenaikan.

Sebelumnya bulan 2 tahun 2023 dihargai sekilo hanya Rp 115 ribu sekarang jadi  Rp 127 sampai 129 ribu.

"Cengkeh sekarang  naik harganya,”jelansya.

Menurutnya, penyebab harga pala dan cengkeh berubah itu lantaran masuk musim panen.

Bahkan pengusaha muda itu, juga berujar, kualitas pala di Morotai masih tergolong belum cukup baik.

"Kualitas pala di Morotai kurang bagus, dari mentah ke kering, karena kebanyakan belum kering sudah di toki (Pecahkan), makanya banyak jamur,"ujarnya.

Tetapi kalau cengkeh menurut di Morotai kualitasnya cukup bagus.(*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved