Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

BKKBN Malut

BKKBN Malut Hadiri Diseminasi Audit Kasus Stunting di Tidore Kepulauan

BKKBN Maluku Utara menghadiri acara diseminasi atas audit kasus Stunting di Kota Tidore Kepulauan

Editor: Munawir Taoeda
Dok BKKBN Maluku Utara
PROGRAM: Foto bersama usia kegiatan Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Tidore Kepulauan yang menggelar Diseminasi Audit Kasus Stunting Siklus 1 dan Sosialisasi Keluarga Asuh Anak Berisiko Stunting di Kota Tidore Kepulauan, di Aula Sultan Nuku Kantor Wali Kota, Senin (4/9/2023). 

"Oleh karena itu bagi bapak/ibu yang berkeinginan mengambil bagian dari aksi percepatan penurunan Stunting di Kota Tidore Kepulauan, inilah  kesempatan untuk berkontribusi langsung, dengan menjadi Bapak/Bunda Asuh Stunting."

"Semoga segala upaya kita untuk daerah tercinta ini mendapatkan hasil seperti yang kita harapkan bersama, dan tentunya masyarakat Kota Tidore Kepulauan dapat terbebas dari bahaya dan ancaman masalah-masalah kesehatan, "tutupnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara, Nuryamin mengatakan untuk mendukung percepatan pencegahan dan penurunan Stunting di Kota Tidore Kepulauan.

Akan ada Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) di Kota Tidore Kepulauan bulan Oktober mendatang.

"Bulan depan akan ada Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) di Kota Tidore Kepulauan, hal ini untuk mendukung percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kota Tidore Kepulauan, karena pendampingan stunting datanya harus diperketat."

"Selain penyediaan pangan lokal yang bernilai gizi tinggi, salah satu upaya pencegahan Stunting yaitu dengan menekan angka pernikahan dini, karena berdampak pada kesehatan ibu dan anak, "ungkap Nuryamin.

Tidak hanya itu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara juga menyampaikan masyarakat harus paham dan ingat.

Diseminasi Audit Kasus Stunting dan Sosialisasi Keluarga Asuh Anak Berisiko di Tidore
Pemukulan tifa tanda dibukanya acara Diseminasi Audit Kasus Stunting Siklus 1 dan Sosialisasi Keluarga Asuh Anak Berisiko Stunting di Kota Tidore Kepulauan

Bahwa terdapat usia ideal dalam pernikahan, orang tua juga harus pahami terkait usia ideal pernikahan sebelum memutuskan untuk menikahkan anak kita.

Usia Ideal pernikahan usia 21 tahun untuk laki-laki dan 25th untuk perempuan. Stunting ini juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satu yang paling sering dan tidak bisa dikesampingkan dari aktivitas keseharian kita semua adalah merokok.

Faktor Bapak yg suka merokok dapat mempengaruhi ibu hamil, dapat mempengaruhi kehamilan istrinya dan sampai bisa membahayakan kesehatan ibu yang sedang hamil.

Sementara, Kepala Dinas P2KBP3A Kota Tidore Kepulauan, Abd Rasid Abd Latif dalam laporannya mengatakan.

Tujuan dilaksanakannya diseminasi audit kasus stunting adalah salah satu upaya untuk menurunkan angka kasus Stunting.

Baca juga: BKKBN Malut, Tribunternate dan Telkom Indonesia Salur Bantuan Social Movement Semesta Cegah Stunting

Selain itu, mencegah munculnya kembali kasus stunting baru pada anak balita, sebagaimana arahan Pemerintah dalam Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI) dan juga target Prevalensi Stunting sebesar 14 persen pada 2024.

"Kegiatan diseminasi audit kasus stunting ini berlangsung selama 1 hari, bertempat di Aula Sultan Nuku Kantor Wali Kota."

"Pesertanya meliputi para pimpinan OPD, camat, dan lurah serta kepala desa, kepala Puskesmas, dokter Puskesmas, bidan, koordinator penyuluh KB, pelaku usaha dan perguruan tinggi, "kata Abd Rasid. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved