Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

BKKBN Malut

Tingkatkan Kinerja dan Sinergitas, Kemendukbangga/BKKBN RI Gelar Retreat Flower Bee Honey

Kemendukbangga/BKKBN) menggelar kegiatan 'Retreat Flower Bee Honey', sebagai upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Seskoad

Dok. BKKBN
Kegiatan retreat Kemendukbangga/BKKBN RI di Seskoad Bandung 

TRIBUNTERNATE.COM- Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) menggelar kegiatan 'Retreat Flower Bee Honey', sebagai upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat (Seskoad), Kota Bandung.

Kegiatan yang diikuti 72 ASN itu, merupakan tindak lanjut Kabinet Merah Putih bersama Presiden Prabowo Subianto di awal pemerintahan baru.

Kegitan ini digelar selama tiga hari dari tanggal 17 Januari sampai 19 Januari 2025 dan dibuka langsung Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji.

Baca juga: Pengungsi Erupsi Gunung Ibu Halmahera Barat Diproyeksi Bertambah

Kegiatan ini dilakukan untuk mengajak selebrasi pelaksanaan 5 program quick win kementerian. Kelima program tersebut adalah Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Gerakan Ayah Teladan (Gate), Taman Asuh Anak (Tamasya), AI Super Apps tentang Keluarga, dan Lansia Berdaya.

Wihaji mengatakan, retreat ini diharapkan menjadi media untuk meningkatkan kekompakkan dan sinergitas kinerja di lingkungan Kemendukbangga/BKKBN.

"Saya sangat merasakan manfaat positif ketika retreat bersama para menteri Kabinet Merah Putih beberapa waktu lalu. Untuk itu saya mengadakan retreat serupa khusus di kalangan jajaran saya," kata Wihaji dalam pembukaan kegiatan tersebut.

retreat kemendukbangga
Proses retreat oleh TNI di Seskoad Kota Bandung, Jawa Barat.

Wihaji mengungkapkan, kementerian yang dipimpinnya merupakan kementerian baru, transformasi dari badan dan saat ini menjadi kementerian.

Setelah digembleng di Sesko AD, Wihaji ingin ada program baru, cara baru dan kultur baru di kementeriannya.

"Saya bawa ke sini (ASN) sebagai amanah presiden dan saya selaku pembantu presiden tugasnya membantu kabinet merah putih termasuk kementerian ini. Apa yang kita kerjakan demi bangsa dan negara, amanah saya sebagai pembantu presiden dan astacita bagian dari amanah kita," ungkapnya.

Baca juga: Daftar 4 Berita Populer Senin 20 Januari 2025: 11 Kepala Daerah Malut - Bos Karaoke Halsel Kena Tipu

"Harapan kepada teman-teman, berkerah dengan suasana baru, kita mulai dari Bandung dan Pak Presiden pernah sekolah di sini (Sesko AD), jadi semangat baru. Kita harus ubah kultur dan cara kerja dan tentu tidak mengurangi amanah dan semangat. Harapannya dengan acara ini kita pulang dengan suasana yang berbeda dan saya sampaikan satu kependudukan, dan dua pembangunan keluarga, isu ini sensitif, dan akan menyatukan masa depan kita," sambungnya.

Menurutnya, jangan sampai bonus demografi 2045 hanya jadi diskusi belaka. Wihaji ingin mewujudkan sumber daya yang produktif dan pembangunan keluarga yang di mana ukuranya itu mandiri, tentram dan bahagia. Harapan saya bahagia.

"Lupakan masa lalu yang sudah ya sudah, tatap masa depan dan yang paling penting nikmati hidup. Jangan pernah didik anak-anak jadi anak yang pesimis, harus optimis, sejarah membuktikan setiap peristiwa semua ada solusinya. Tahun 2025 tugas baru bagi kementerian kita, tentu ada solusinya," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved