Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Sofifi

Pemprov Maluku Utara Pastikan Semua Kegiatan TA 2023 Belum Bisa Terbayarkan

Pemprov Maluku Utara saat ini sedang menghadapi pembayaran utang tahun-tahun sebelumnya sebesar Rp 700 miliar.

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com
Sekprov Maluku Utara, Samsuddin A Kadir 

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Pemprov Maluku Utara memastikan semua kegiatan fisik dan nonfisik di tahun anggaran 2023 belum bisa terbayarkan secara keseluruhan.

Sekprov Maluku Utara, Samsuddin A Kadir kepada TribunTernate.com mengatakan.

Pemprov Maluku Utara saat ini sedang menghadapi pembayaran utang tahun-tahun sebelumnya sebesar Rp 700 miliar.

Dan membayar hutang tersebut memakai sumber dana dari APBD tahun 2023.

Baca juga: BREAKING NEWS: Jasad Pria Ditemukan Membusuk di Semak Pinggir Jalan Lintas Jailolo-Ibu Halbar

"Sehingga saat ini adanya sejumlah permasalahan, di mana beberapa kegiatan juga belum pasti bisa dibayarkan."

"Karena semua masih menunggu penjadwalan pembayaran dari keuangan, "ucapnya, Jumat (20/10/2023).

Menurutnya, tahun anggaran ini juga dirinya mematikan akan mengalami defisit anggaran, karena APBD tahun ini pihaknya gunakan bayar hutang.

"Makanya anggaran tahun ini sudah dipakai untuk bayar kegiatan yang sudah selesai tahun sebelum tetapi masuk hutang," ujarnya.

Baca juga: Sudah P21, Berkas dan Tersangka Penganiayaan di Taliabu Dilimpahkan ke JPU

Lanjutnya, pihaknya juga sudah melakukan pendataan untuk kegiatan mana di tahun ini yang akan dijadikan hutang tahun depan.

"Saat ini juga lagi mendata, karena kita belum ketahui kegiatan apa saja yang memang sudah selesai dikerjakan atau belum, "jelasnya.

Ia menambahkan, untuk pelaksanaan pemangkasan program anggaran di setiap SKPD saat ini sudah berjalan.(*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved