Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Soal Pekerjaan Ruang Rawat Inap RS Obi, Kadinkes Halmahera Selatan: Sudah Selesai di BPK

Asia Hasyim buka suara soal penyelidikan dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Obi tahun 2021, yang dilakukan polisi.

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
PROYEK: Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Selatan Asia Hasyim ketika menanggapi penyilidikan dugaan korupsi pembangunan ruang rawat inap RS Obi, Kamis (9/11/2023). 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Selatan Asia Hasyim buka suara soal penyelidikan dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Obi tahun 2021, yang dilakukan polisi.

Asia menyebut, temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara atas kegiatan proyek tersebut, telah diselesaikan setelah pekerjaan selesai.

"Hasik pemeriksaan BPK itu sudah ditindaklanjuti Dinas Kesehatan. Jadi terkait dengan pengurangan volume, sudah ada pengembalian dalam bentuk uang ke Kas Daerah," ujarnya, Kamis (9/11/2023).

"Itu pihak ketiga yang pengembalian, bukti penyetorannya pun ada di Dinas Kesehatan. Jadi sudah selesai di BPK," lanjut Asia.

Dia juga menegaskan setiap hasil audit BPK atas program kegiatan fisik dan non fisik yang melekat di Dinas Kesehatan Halmahera Selatan tetap akan ditindaklanjuti.

Karena itu, Asia menyatakan proyek pembangunan ruang rawat inap RS Obi yang menelan anggaran Rp 4 miliar, tidak ada lagi masalah.

"Karena mekanisme di BPK kita sudah ikuti semua. Dan proyek itu sudah PHO, itu (anggaran) dari DAK (Dana Alokasi Khusus)," tandasnya.

Baca juga: Bahrain Kasuba Yakin Dapat Tiket Bertarung di Pilkada Halmahera Selatan 2024

Sebelumnya, Kasar Reskrim Polres Halmahera Selatan Iptu Ray Sobar mengatakan pihaknya melakukan penyelidikan proyek pembangunan ruang rawat inap RS Obi tersebut.

Menurtnya, penyelidikan ini merupkan tindaklanjut temuan audit BPK bahwa ada pengurangan volume bangunan yang dikerjakan

"Jadi ada pengurangan volume pekerjaan. Saat ini tim lagi ke lokasi. Direktur dan bendahara RS juga sudah diklarifikasi," kata Ray, Rabu (8/11/2023) kemarin. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved