Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Kapolres Halmahera Selatan Singgung KPU di Rakor Pengamanan Pemilu 2024, Agus Sebut Mis Komunikasi

AKBP Aditia Kurniawan menyinggung KPU dalam rapat koordinasi (Rakor) pelaksanaan pengamanan Pemilu 2024

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
PEMILU: Kapolres Halmahera Selatan AKBP Aditia Kurniawan (tengah) ketika berbicara dalam Rakor pelaksanaan pengamanan Pemilu 2024, Kamis (11/1/2024). 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Kapolres Halmahera Selatan AKBP Aditia Kurniawan menyinggung KPU dalam rapat koordinasi (Rakor) pelaksanaan pengamanan Pemilu 2024 di aula Mapolres, Jl Karet Putih, Bacan Selatan, Kamis (11/1/2024).

Ia menyebut KPU membatasi akses anggota Polri untuk melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang ditunjuk sebagai petugas sortir dan lipat suara di gudang logistik Pemilu di Desa Labuha, Kecamatan Bacan.

Bahkan, Aditia juga mengatakan pihaknya tidak mengetahui pelaksanaan sortir dan lipat surat suara Pemilu yang dilaksanakan oleh KPU Halmahera Selatan.

"Saya tanya ke Bawaslu ada pemberitahuan (penyortiran surat suara), tetapi di Polres tidak. Maksud saya, SOP yang ada di pikiran kami sebagai petugas kepolisian, kamilah yang memeriksa barang-barang dan masyarakat yang ditunjuk sebagai pelipat surat suara," ujar Aditia.

"Kalau itu (petugas sortir surat suara) adalah ibu-ibu, kami akan turunkan Polwan untuk periksa. Kalau memang tidak boleh lagi ada pemeriksaan, ada atau tidak aturannya," imbuhnya.

Aditia pun menegaskan bahwa Polres Halmahera Selatan adalah salah satu inatitusi Polri yang punya tanggung jawab  pengamanan Pemilu 2024.

Baca juga: Besaran Upah Petugas Sortir Surat Suara di Halmahera Selatan Tergantung Hasil Kerja

Karena itu, ia berharap melalui Rakor ini semua pihak terkait dalam hal ini KPU, Bawaslu dan pemerintah daerah harus menyamakan presepsi pelaksanaan pengamanan Pemilu 2024.

"Tapi intinya tidak ada yang dicurugai atau dikhawatirkan, karena melalui Rakor ini semua bisa berbicara. Supaya tidak ada kecurigaan di antara  satu sama lain," tandasnya.

Sementara Ketua KPU Halmahera Selatan M Agus Umar menyebut ada mis komunikasi antara KPU dengan pihak kepolisian.

Ia mengatakan KPU juga menugaskan securty melakukan penjagaan dan pengamanan di gudang logistik Pemilu saat proses sortir dan lipat suara berlangsung.

"Kita agak ada mis komunikasi. Karena berdasarkan arahan KPU RI, sortir harus dilakukan di gudang. Karena di dalamya juga ada CCTV," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved