Rabu, 15 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pulau Taliabu

Dinas Kesehatan Taliabu Imbau Waspada Penyakit Diare Ditengah Musim Buah-buahan

Dinas Kesehatan Pulau Taliabu, mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih

Penulis: Laode Havidl | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
Dinas Kesehatan Pulau Taliabu berikan imbauan kepada masyarakat untuk terapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). 

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Dinas Kesehatan Pulau Taliabu, mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih, guna mencegah penyakit diare terutama kepada anak balita.

Sehubungan dengan saat ini, sejumlah wilayah di Pulau Taliabu sedang memasuki musim buah-buahan.

Sehingga, para orang tua bisa memperhatikan anak-anaknya ketika mengonsumsi buah.

Kepala Dinas Kesehatan Pulau Taliabu, Kuraisia Marsaoly, menyarankan kepada masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kesehariannya.

Karena di musim buah-buahan, biasanya banyak anak yang konsumsi buah tidak membersihkan atau mencucinya terlebih dahulu.

Sehingga tak jarang, mereka langsung memakannya. Ini satu faktor timbulnya diarea," jelasnya, Kamis (1/2/2024).

Hal ini, kata dia, agar dapat mencegah terjadinya diarea dalam kehidupan sehari-hari.

Sebab di awal Januari 2024, sebanyak 14 balita di desa-desa terpapar penyakit diarea. Bahkan, satu anak di Desa Kilo, Kecamatan Taliabu Selatan, dilaporkan meninggalkan dunia.

Baca juga: 14 Balita di Taliabu Terkena Diare Dinyatakan Sembuh, Waspada Gejalanya

Atas hal ini, Kuraisia meminta pihak Puskesmas Pencado, di Taliabu Selatan, segera turun ke lokasi setempat.

Baik itu dari bidang Promosi Kesehatan (Promkes) dan lintas program terkait untuk memberikan edukasi kepada masyarakat lintas program.

"Segera mengambil langkah semuanya. Dan alhamdulillah, 14 anak di Desa Kilo dan Bapenu sudah dinyatakan sehat kembali," bebernya.

Kuraisia menegaskan, penyakit diarea tidak boleh dianggap remeh. Biasanya, orang tua menganggap BAB anak yang tidak seperti biasa itu lumrah.

"Waspadai diare. Dan penerapkan perilaku bersih dan sehat dalam keseharian sangatlah penting," timpalnya.

Lanjutnua, gejala penyakit diarea bisa dilihat ketika anak atau balita BAB berturut-turut.

"Kalau sudah BAB nya mencret dan tidak seperti BAB pada umumnya, maka orang tua secepat berkonsultasi dengan Puskesmas terdekat untuk diobati," pintanya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved