Pulau Morotai
Dinas Pangan Maluku Utara Berkolaborasi dengan Pemkab Halmahera Utara Gelar Gerakan Pangan Murah
Guna menekan Inflasi, Dinas Pangan Maluku Utara berkolaborasi dengan Pemkab Halmahera Utara delar Gerakan Pangan Murah
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Munawir Taoeda
Sebab kata dia, ada beberapa persoalan mengakibatkan terjadinya Inflasi.
Seperti ketersediaan stok, serta kenaikan jasa dalam pengembangan komoditi hortikultura.
Seperti harga yang tidak stabil harga masih tergantung di daerah lain, seperti Manado.
Belum adanya penanganan pasca panen serta harga yang tidak terkontrol
"Untuk itu perlunya penanganan yang serius bagi kita agar keamanan pangan di daerah ini dapat selalu terjaga."
"Harapan kami, semoga kegiatan ini dapat membantu warga untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau."
"Dan menjaga ketersediaan pasokan pangan, stabilisasi harga, dan menekan angka Inflasi, "harapnya mengakhiri.
Baca juga: 3 Eks Kader Nasdem di Morotai Maluku Utara yang Pindah ke PSI, Unggul di Dapil Masing-masing
Adapun komoditas yang dipasarkan lewat kegiatan itu diantaranya:
Beras SPHP 5 kilogram dijual Rp 55 ribu, bawang putih Rp 40 ribu per kilogram, bawang merah Rp 40 ribu per kilogram.
Gula psir Rp 16 ribu per kilogram, minyak goreng merk Kita Rp 14 ribu per liter.
Cabai keriting Rp 30 ribu per kilogram dan cabai rawit Rp 32 ribu per kilogram. (*)
| Dugaan Pemalsuan BAP, Pengusaha MinyaKita di Morotai Jalani Pemeriksaan |
|
|---|
| Kasus MinyaKita Morotai Memanas, Penyidik Dilaporkan atas Dugaan Pemalsuan Dokumen |
|
|---|
| Kasat Reskrim Polres Morotai Yakulb Panjaitan Bantah Tudingan Peras Pengusaha Rp1,5 Miliar |
|
|---|
| Alasan Polda Maluku Utara Hentikan Kasus Penelantaran Istri yang Libatkan Sekda Morotai Umar Ali |
|
|---|
| Update Kasus Penelantaran, Istri Sekda Pulau Morotai Datangi Polda Malut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Pasar-murah-di-Morotai.jpg)