Profil Masjid
Megahnya Masjid Agung Baiturrahman Morotai Maluku Utara, Berikut Profilnya
Berikut ini Gambaran umum dan profil, Masjid Agung Baiturrahman, di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara.
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI - Berikut ini gambaran umum dan profil Masjid Agung Baiturrahman di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara.
Masjid Agung Baiturrahman telah menjadi salah satu landmark Kabupaten Pulau Morotai.
Letaknya di kawasan Daruba, Kecamatan Morotai Selatan.
Masjid ini mulai dibangun tahun 2020.
Kemudian diresmikan awal tahun 2022 oleh mantan Bupati Kabupaten Pulau Morotai Benny Laos.
"Pendiriannya menjadi refleksi pembangunan di bidang ideologi masyarakat Pulau Morotai," jelas Ketua Badan Takmir Masjid Agung Baiturrahman Haji Abdul Karim, Jumat (22/3/2024).
Masjid megah dengan arsitektur bergaya Timur Tengah ini mampu menampung ribuan jamaah.
Di kawasan masjid ini juga dibangun miniatur Ka'bah dengan ukuran panjang dan lebar yang sama dengan Ka'bah asli di Masjidil Haram, Arab Saudi.
Tetapi bangunannya lebih rendah.
Baca juga: 3 Berita Populer Maluku Utara Jumat 22 Maret: 15 Bacabup Morotai Hingga Bupati Halsel Lantik Pejabat
Replika Baitullah selanjutnya akan dimanfaatkan sebagai tempat kegiatan manasik bagi masyarakat Morotai dan Maluku Utara yang akan menunaikan ibadah haji maupun umrah.
Kompleks Masjid Agung Baiturrahman sebagai pusat kegiatan keagamaan warga muslim Morotai juga dilengkapi dengan keberadaan Gedung Islamic Center Khairunnas.
Pemkab Pulau Morotai menggelar acara peresmian Masjid Agung Baiturrahman Morotai pada 3 Januari 2022.
Pada hari itu, juga dilakukan Soft Opening Gedung Morotai Islamic Center oleh Bupati Pulau Morotai Bapak Benny Laos saat itu.
Visi dan Misi Masjid Agung Baiturrahman.
Visi, mewujudkan masjid agung baiturrahman sebagai pusat pembinaan umat, dakwah dan budaya islam menuju masyarakat yang ramah, berilmu, beramal, bertaqwa dan tempat wisata religi, yang nyaman di kabupaten pulau morotai.
Misi, Al-amru bil-ma’ruf wa al-nahyu ‘an al-munkar, yakni
Misinya mendorong kebaikan dan mencegah kemungkaran berdasarkan Al-qur’an dan al-sunnah rasulullah SAW dengan cara yang lebih bijak (al-hikmah), nasehat yang santun (al-mau'izhah hasanah), dialog yang lebih beradab (al-jadal bi al-ahsan), dengan tertibnya pelaksanaan shalat rawatib.
Al-tathwir wa al-tatsqif yakni memberikan pencerahan dan pemberdayaan kepada umat islam melalui program pendidikan, pelatihan, pengajian, khutbah dan kajian haji umroh, fiqh. Al-khidmah wa al-amnu yakni memberikan pelayanan dan ketenteraman kepada jamaah dalam masjid, sehingga dapat beribadah dan menjalankan ajaran islam sesuai dengan tuntunan syari’ah.
Al-Ri’ayah yakni meningkatkan mutu pemeliharaan dan
pengawalan terhadap aqidah bagi jamaah dari bahaya
penyelewengan syariat Islam, pola pikir dan gaya hidup yang bertentangan dengan nilai-nilai Al-Qur’an dan Al-Sunnah.
Konteks pelaksanaan jelaskan dalam QS 3 : 110 “ Kamu adalah ummat terbaik yang ditampilkan ke tengah Ummat manusia, bertugas melakukan amar makruf dan nahi munkar serta beriman kepada Allah Subhana Wata'ala.
Tujuan Umum.
Mewujudkan dan memelihara Masjid Agung Baiturrahman Pulau Morotai, sebagai tempat Ibadah yang agung dan menjadi kebanggaan Kabupaten Pulau Morotai.
Menjadikan Masjid Agung Baiturrahman Pulau Morotai sebagai pusat pembinaan dan pengembangan dakwah Islam sehingga terwujud jamaah yang berilmu, beramal dan bertaqwa.
Menjadi pusat pelayanan jamaah dalam berbagai bidang
kehidupan seperti pelayanan sosial, menghimpun dan mengelola dana umat, pengembangan seni-budaya islam dan konsultasi keagamaan.
Tujuan Khusus.
Terpeliharanya suasana ibadah yang kondusif, tertib dan sesuai, tuntunan Al-Qur’an dan Al-Sunnah Rasulullah.
Terpeliharanya bangunan Masjid Agung Baiturrahman Pulau Morotai dengan segala sarana dan prasarananya sehingga terlihat bersih, rapi, indah dan rindang.
Terpeliharanya tertib administrasi, organisasi dan keuangan Masjid Agung Baiturrahman sehingga senantiasa amanah,tabligh (transparan), dan shidqu (jujur) dan Perbaikan (Ri’ayah)secara berkala.
Berikut Ini daftar pengurus masjid agung baiturrahman Kabupaten Pulau Morotai, Berdasarkan SK Bupati nomor, 400.8.1/95/KPTS/PM/2023.
Pelindung, Bupati Pulau Morotai, pengarah, kepala kementerian Agama Pulau Morotai, penasehat, H. Asrun Padoma, H. Qubais Baba.
Pengurus badan Takmir Masjid Agung Baiturrahman. Berdasarkan sk bupati nomor 400.1/71/KPRS/PM/2024
Ketua, H. Abdul karim, sekretaris, Sarjan Syarif, bendahara, H. Nur Said. Bidang Idaroh, Yunus Sibilo, bidang imaroh, Mujibur Rahmat Kautjil.
Imam dan muadzin Masjid Agung Baiturrahman, sebagai berikut.
Imam utama, H. Din Aswan, imam rawatib, M. Fauji Abdullah, imam rawatib, Ali Jumran Pina, imam rawatib, Sayuti Dj. Wahab, muadzin, Riswan Syamsudin, muadzin, Ridwan Abdullah, Berdasarkan sk bupati nomor 400.1/71/KPRS/PM/2024
Luas dan Fasilitas di Masjid Agung Baiturrahman sebagai berikut
Luas Masjid 2.500 m⊃2;, bangunan 3 lantai. Lantai pertama, tempat wudhu representatif Pria dan Wanita, kantor sekretariat badan takmir masjid. lantai II, Tempat sholat jamaah laki laki, tempat transit atau ruang konsentrasi imam dan tamu utama, ruang mihrab imam, dan kontrol sound system. lantai III, tempat jamaah muslimat/perempuan.
Fasilitas utama.
Miniatur baitullah sebagai tempat kegiatan pembinaan manasik haji dan manasik umroh, dilengkapi fasilitas lokasi sa'i, melontar jumrah, hijir ismail, maqom ibrahim, dan fasilitas perpustakaan islam di dalam miniatur kabah. Fasilitas Islamic Center.
Gedung pertemuan kapasitas 1500 person, kursi sound dan peralatan lainnya, fasilitas parkir, Fasilitas taman di pelataran masjid agung baiturrahman penerangan lampu jalan, lampu taman.
Fasilitas free Wifi, di lokasi masjid agung baiturrahman. Luas kawasan secara keseluruhan 8 hektar, di dalamnya ada agung, islamic center dan miniatur Ka'bah.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.