Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Operasi Ketupat Kie Raha 2024

Operasi Ketupat Kie Raha 2024 Polda Maluku Utara Dimulai, Berikut Arahan Kapolri Soal Mudik Lebaran

Operasi Ketupat Kie Raha 2024 Polda Maluku Utara dimulai, mudik tahun ini adalah mudik besar karena kenaikannya 56 persen dibanding tahun lalu

Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Randi Basri
OPERASI: Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Midi Siswoko pimpin ape gelar pasukan operasi ketupat Kie Raha 2024 yang berlangsung di Lendmark Ternate, Rabu (4/4/2024). 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Midi Siswoko pimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Kie Raha 2024 di Lendmark Ternate, Rabu (4/4/2024).

Apel tersebut melibatkan unsur TNI Polri hingga Forkompinda Maluku Utara, dalam menyiagakan personel.

Guna hadapi perayaan hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah, yang diharapkan berjalan aman, damai dan lancar.

Pada kesempatan itu, Kapolda Maluku Utara membacakan amanat Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Baca juga: Curahan Hati M Al Yasin Ali Selama Jadi Plt Gubernur Maluku Utara: Tugas Saya Bayar Utang

Dikatakan, pelaksanaan perayaan hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah harus berjalan aman, damai dan lancar.

Jaminan keamanan itu berdasarkan survei Indikator kepuasan masyarakat, atas penyelenggaraan dan penanganan arus mudik 2023.

Yang mencapai 89,5 persen atau meningkat 15,7 persen, dibanding tahun 2022. 

Presiden Jokowi juga menekankan, mudik tahun ini adalah mudik besar karena kenaikannya 56 persen dibanding tahun lalu. 

Untuk menjawab tantangan ini, TNI-Polri bersama Stakeholder terkait melaksanakan operasi selama 13 hari, mulai 4 s/d 16 April 2024. 

Operasi Ketupat ini diharapkan mampu mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran dan kenyamanan arus lalu lintas.

Sistem One Way dan Contra Flow, penerapan ganjil genap, ketentuan penyeberangan, delaying system dan buffer zone, hingga penundaan proyek konstruksi. 

"Sinergi dan koordinasi antara Satgas Pusat, Satgas Daerah dan Stakeholder terkait harus berjalan optimal."

"Sehingga pengguna jalan benar-benar merasa aman dan nyaman, "katanya.

Selain terfokus pada aktivitas Mudik Lebaran, anggota juga diminta mengenal karakteristik wilayah masing-masing.

Seperti titik rawan banjir, rawan longsor dan rawan gangguan kamtibmas, utamanya yang berada di jalur-jalur mudik. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved