Kemenkumham Malut
Kemenkumham Maluku Utara Beri Edukasi Soal Pencegahan Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual
Kemenkumham dan Pemkot Ternate mengajak seluruh pelaku usaha untuk bangkit dan sadar terhadap perilaku negatif pelanggaran hak Kekayaan Intelektual.
TRIBUNTERNATE.COM- Kanwil Kemenkumham Maluku Utara berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Ternate mengajak seluruh pelaku usaha untuk bangkit dan sadar terhadap perilaku negatif pelanggaran hak Kekayaan Intelektual.
Hal tersebut dilakukan dengan menggelar edukasi tentang pencegahan pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang dilaksanakan di Ruang Safir Hotel Emerald Ternate, Rabu (15/5/2024).
Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM, Aisyah Lailiyah dalam sambutannya menyampaikan, wujud nyata Kanwil Kemenkumham Maluku Utara dalam memberikan kontribusi terhadap pencegahan pelanggaran HKI adalah dengan gencar melakukan edukasi kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha.
Mengingat KI adalah aset berharga yang tidak hanya sebatas memiliki nilai jual, namun kesadaran akan pentingnya pelindungan juga harus diketahui dan dipahami dengan baik oleh masyarakat.
“Tentunya sangat penting untuk melindungi karya ciptaan yang telah kita buat. Caranya seperti apa, yaitu dengan didaftarkan dan nantinya akan dicatat. Pencatatan KI ini nantinya akan menjadi payung hukum dan mencegah perilaku ilegal pelanggaran HKI,” terang Aisyah.

Tidak hanya itu, Aisyah juga mengungkapkan bahwa sinergi para penegak hukum dan pemangku kepentingan, seperti Pemerintah Kota, Akademisi, pengelola pusat perdagangan, para UMKM , dan juga Kemenkumham menjadi ujung tombak untuk mencegah pelanggaran HKI tidak meluas.
“Melalui kegiatan edukasi yang kita laksanakan hari ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman serta menumbuhkan kesadaran bagi pengelola pusat perbelanjaan, pelaku usaha, UMKM/UMK di Kota Ternate untuk melakukan langkah myata mencegah peredaran produk imitasi,” tuturnya.
Aisyah juga berharap, edukasi yang diikuti oleh pengelola pusat perbelanjaan, pelaku usaha dan pemangku kepentingan dapat kembali mengedukasi masyarakat akan dampak negatif perilaku pelanggaran HKI sehingga informasi dapat tersebar luas, tidak berhenti ketika kegiatan juga selesai.
Sebelumnya, Kabid Pelayanan Hukum, Zulfikar Gailea menyebutkan, peserta yang terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan yakni berjumlah 50 orang, diantaranya perwakilan Reskrimsus Polda Malut, Bappelitbangda Kota Ternate, Dinas terkait, pusat perbelanjaan Jati land Mall, pusat perbelanjaan Muara Mall, konten kreator, pencipta lagu, tempat karaoke, kedai bundo, coffee shop Drupadi, ruang kopi, songara kofie, dan Renjana coffee shop.(*)
Kemenkum Malut Ajak Para Kades dan Lurah Siapkan Diri Ikut Paralegal Justice Award |
![]() |
---|
Resmi Jadi WNI, Ole Romenij Hingga Dion Markx Siap Bawa Timnas Berprestasi |
![]() |
---|
Kemenkum Malut Dukung Langkah Menkum Perkuat Layanan Hukum bagi WNI di Korea Selatan |
![]() |
---|
Kakanwil Kemenkum Malut Budi Argap Situngkir Pimpin Assessment Test Tim ZI Menuju WBBM |
![]() |
---|
Kemenkum Malut Dukung Pengembangan Kawasan dan Sertifikasi Pusat Perbelanjaan Berbasis KI |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.