Halmahera Timur
GMNI Ternate Soroti Kerja Bawaslu Halmahera Timur Maluku Utara, Ini Penyebabnya
Suratman Kadir selaku Ketua Bawaslu Halmahera Timur harus koperatif dalam hal seleksi anggota badan ad hock
Penulis: Amri Bessy | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, MABA - GMNI Cabang Ternate, Maluku Utara soroti kinerja Bawaslu Halmahera Timur.
Terkait perekrutan peserta Panwaslu Kecamatan persiapan Pilkada 2024, Bawaslu Halmahera Timur, dianggap cacat administrasi.
Hal itu di sampaikan Sekretaris Cabang GMNI Ternate, Vallen Totomo terkait seleksi Panwaslu Kecamatan di Halmahera Timur.
Dianggap tumpang tindih akibat cacat administrasi dalam perekrutan Panwaslu Kecamatan.
Baca juga: KPU Ternate Launching Tahapan Pilkada, M Zen A Karim: Mari Sama-sama ke TPS 22 September 2024
"Bawaslu Halmahera Timur kecolongan besar-besaran akibat meloloskan sejumlah peserta yang pernah menjadi saksi partai, di pleno tingkat PPK pemilu 2024 kemarin" ujar Vallen, Sabtu (25/5/2024).
Publik berhak memastikan integritas dan independensi penyelengara disetiap tingkatan, demi kualitas demokrasi yang kita jaga selama ini.
"Tolak ukur kualitas demokrasi di mulai dari penyelenggara Pemilu untuk itu, kami berharap Bawaslu Halmahera Timur jangan ambil resiko apalagi kita menghadapi Pilkada serentak di dua tingkatan" ucapnya.
Vallen menambahkan, Suratman Kadir selaku Ketua Bawaslu Halmahera Timur harus koperatif jangan terkesan peserta Panwaslu Kecamatan ini ada aroma tidak sedap seolah ada titipan dalam proses seleksi.
"Kalau hal ini kalau tidak di serius maka kita akan tempuh mekanisme etik di DKPP, apalagi menyangkut Peserta Panwaslu pernah menjadi Saksi Parpol Pleno PPK Pemilu 2024 itu pukulan telak bagi kita semua jika ini di biarkan, "tukasnya.
Baca juga: M Tauhid Soleman Ajak Warga Ternate Maluku Utara Ciptakan Pemilu Damai 2024
Suatu fenomena luar biasa yang dalam lembaga yang di pimpin Rahmat Bagja akibat bawahannya kecolongan.
"Kita berharap Bawaslu Provinsi melakukan evaluasi kepada tiga pimpinan Bawaslu Halmahera timur, "pungkasnya.
Diketahui Ketua Bawalsu Halmahera Timur, Suratman Kadir dihubungi TribunTernate.com via telepon tidak dapat terhubung hingga berita dinaikkan.(*)
| Lagi, Warga Desa Fayaul Haltim Blokade Jetty PT JAS: Tuntut Transparansi dan Pemulihan Lingkungan |
|
|---|
| Sidak Intens Ricky Richfat Tuai Apresiasi, Dorong Profesionalisme ASN Pemkab Haltim |
|
|---|
| Harga Dexlite di Halmahera Timur Melonjak Tajam Jadi Rp 24.150 per Liter, Sopir Truk Mengeluh Pasrah |
|
|---|
| Dituding Selingkuh dengan Oknum Polisi, Istri Warga Haltim Akui Hanya Komunikasi Biasa |
|
|---|
| Kolaborasi Pemkab Haltim–Antam Dinilai Tepat Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/GMNI-Ternate-keluhkan-Bawaslu-Halmahera-Timur.jpg)