Kamis, 23 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Gunung Ibu Erupsi

BREAKING NEWS: Gunung Ibu Halmahera Barat Malut Erupsi Lagi, Kali Ini Lontarkan Abu Setinggi 6000 M

PGA Gunung Ibu di Halmahera Barat mencatat ada erupsi pada Minggu (26/5/2024) pukul 22:44 WIT sebelum erupsi Senin pagi ini

|
Penulis: Faisal Amin | Editor: Munawir Taoeda
Badan Geologi
ERUPSI: Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara erupsi lagi, Senin (27/5/2024) 

TRIBUNTERNATE.COM, JAILOLO - Gunung Ibu di Halamahera Barat, Maluku Utara kembali erupsi.

Erupsi terjadi pukul 03:03 WIT, di mana Gunung Ibu memuntahkan abu setinggi 6000 meter, Senin (27/5/2024).

Muntahan abu vulkanik terasa hingga ke Pos Pengamatan Gunung Ibu di Desa Gam Ici, yang berjarak 9 kilometer.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Tanggap Darurat Letusan Gunung Ibu, Badan Geologi Pos Pengamatan Gunung, Hetti Triastuty.

Baca juga: Antam Group Maluku Utara Cegah Resiko Stunting Kehamilan Sehat Melalui Program ANTAM G-BEST

Dikatakan, erupsi Gunung Ibu terjadi 5 hari setelah terakhir erupsi pada 21 Mei 2024.

"Dari catatan kami, erupsi pagi ini lebih besar dari erupsi terakhir, yang mencapai 5000 meter, "jelasnya.

Beberapa saat setelah erupsi, aktivitas kegempaan Gunung Ibu menurun.

Namun tercatat terjadi beberapa kali terjadi gempa, namun pihaknya terus memantau tren kegempaan.

"Potensinya kita lihat ke depan rekamannya apakah ada perubahan,atau dia tenang, kita lihat saja kedepanya ya, "katanya.

Sebelum terjadi erupsi, PGA Gunung Ibu mencatat ada erupsi pada Minggu (26/5/2024) pukul 22:44 WIT.

Olehnya itu pihaknya mengimbau warga Desa Gam, Ici dan beberapa desa sekitarnya agar menggunakan masker.

Baca juga: Simpang Siur 4 Calon Pelatih Chelsea Pengganti Pochettino, Antara Ruben Amorim atau Roberto De Zerbi

Lantaran abu vulkanik akibat erupsi menghujani daerah, yang berada di arah barat gunung.

"Abunya jatuh di arah barat daya, maka kita rekomendasikan agar warga gunakan masker ataupun pelindung mata."

"Agar bisa menghindari masuknya abu ke mata, ataupun ke saluran pernafasan, "pintanya. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved