Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Gunung Ibu Erupsi

Pengungsi Erupsi Gunung Ibu Halmahera Barat Diproyeksi Bertambah

Pengungsi erupsi gunung Ibu Halmahera Barat, Maluku Utara bertambah karena terdapat sejumlah warga yang belum mau dievakuasi

Penulis: Faisal Amin | Editor: Sitti Muthmainnah
TribunTernate.com/istimewa
Jumlah Pengungsi Erupsi Gunung Ibu Halmahera Barat, Maluku Utara Bertambah 

TRIBUNTERNATE.COM,JAILOLO- Pengungsi erupsi gunung Ibu Halmahera Barat, Maluku Utara bertambah.

Hal ini disampaikan Sekertaris BPBD Halmahera Barat Ade Fabanyo saat dikonfirmasi, Senin (20/1/2025).

Ade menjelaskan, pasca penetapan kenaikan level gunung Ibu dari Siaga ke Awas, Pemda sudah mengevakuasi warga yang tinggal di beberapa desa dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB).

Baca juga: Mulai April, Pemda Halmahera Timur Datangkan Pengajar dari Jakarta untuk Kursus Bahasa Inggris

Data BPBD Halmahera Barat, lanjutnya, saat ini jumlah pengungsi sebanyak 600 jiwa. Dan angka ini akan terus bertambah mengingat upaya evakuasi masih terus berjalan.

"Kalau jumlah yang valid kita belum punya, karena itu ranahnya Dinas Sosial, tapi data dari BPBD saat ini kuran lebih 600 sekian," kata Ade.

"Saat ini pengungsi dari beberapa desa juga masih berdatangan," sambungnya.

Ade mengungkapkan, dalam evakuasi petugas mengalami kendala. Di mana sebagian warga tidak mau dievakuasi.

Hal ini dikarenakan masih dalam musim panen sehingga sebagian warga enggan mengungsi.

"Jadi mereka khawatir kalau mengungsi nanti hasil Penen mereka bagaimana, tapi petugas tetap memberi penjelasan karena ini mengenai keselamatan sehingga sebagiannya mau ke lokasi pengungsian," Jelas Ade.

Selain itu, petugas baik dari BPBD maupun TNI/Polri telah mendirikan spanduk peringatan Kawasan Rawan Bencana di beberapa titik.

Baca juga: Desa Bicoli Jadi Lokus STQ XII Halmahera Timur, Mulai 24 Februari

Serta larangan memasuki radius yang ditentukan yakni 5 kilometer dan perluasan Sektoral hingga 6 kilometer.

Ade menambahkan, pelayanan pengungsi baik itu kebutuhan kesehatan maupun makan minum serta air bersih saat ini terpenuhi.

"Semua terpenuhi, belum ada keluhan dari pengungsi, kalaupun ada keluhan kami langsung ambil langkah untuk memenuhi kebutuhan dasar," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved