Sabtu, 18 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Anaknya Kena Hukuman, Istri Sekdes di Halmahera Selatan Hajar Seorang Bidan

Risna (27 tahun), seorang Bidan Desa Suma Tinggi, Kecamatan Bacan, Halmahera Selatan, Maluku Utara, diduga mendapat penganiayaan dari istri Sekdes

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/ Nurhidayat Hi Gani
Risna (27 tahun), Bidan Desa di Halmahera Selatan yang jadi korban penganiayaan di Desa Suma Tinggi, Kecamatan Bacan. Risna diduga dihajar istri Sekdes, Rabu (19/6/2024). 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Risna  (27 tahun), seorang Bidan Desa Suma Tinggi, Kecamatan Bacan, Halmahera Selatan, Maluku Utara, diduga mendapat penganiayaan dari istri Sekretaris Desa (Sekdes) berinsial A, di desa tempatnya bertugas.

Dugaan penganiayaan itu terjadi pada Minggu, (16/6/2024) sekitar pukul 10.30 WIT. Risna pun telah membuat pengaduan di Polres Halmahera Selatan atas tindakan kekerasan yang dialaminya.

Kepada TribunTernate.com, Risna mengatakan aksi penganiayaan ini buntut dari laporannya ke Pemdes Suma Tinggi atas sikap tak terpuji dari anak Sekdes tersebut.

Di mana, anak itu sering berbuat gaduh, mengacak-acak fasiltas Polindes, merokok di dalam Polindes dan bahkan merusak fasilitas pondok bersalin.

“Setelah saya laporakan, Pak Sekdes  selaku orang tua langsung kasih hukuman ke anaknya itu agar tidak lagi mengulangi kesalahan."

"Tapi Istri Pak Sekdes ini tidak terima anak mereka diberi hukuman oleh bapaknya sendiri, dia kemudian mendatangi saya dan menghajar  saya," ujar Risna melalui keterangan tertulis, Rabu (19/6/2024).

Wanita 27 tahun ini menyebut kekerasan yang dialaminya tepat pada bagian wajah dan leher.

Baca juga: Seorang Jemaah Haji Asal Halmahera Selatan Maluku Utara Meninggal Dunia di Arab Saudi

Wajah dan lehernya mengalami lebam akibat dipukul dan dicakar istri Sekdes tersebut.

"Wajah dan leher saya dipukul, dicakar oleh istri Sekdes itu berulang kali hingga memar, lebam, tergores dan sudah saya visum,” ungkapnya.

Risna berharap kepada penegak hukum dalam hal ini Polres Halmahera Selatan agar segera mungkin mengamankan pelaku yang telah menganiaya dirinya.

Karena dia sangat dirugikan atas tindakan kekerasan oleh istri pejabat Desa Suma Tinggi.

"Anak mereka itu sudah ulang kali merokok maupun acak-acak fasilitas Polinedes. Makanya saya lapor itu tujuannya Polindes terjaga."

"Maka saya juga berharap penegak hukum bisa ambil langkah tegas. Saya ini sangat dirugikan atas penganiayaan ini," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved