Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

BKKBN Malut

BKKBN dan TNI AU Kolaborasi Atasi Stunting di Maluku Utara

Dalam kesempatan ini Bonivasius menyampaikan pentingnya pemberian makanan bergizi bagi ke keluarga beresiko stunting

|
Editor: Munawir Taoeda
BKKBN dan TNI AU Kolaborasi Atasi Stunting di Maluku Utara - Kunker-Deputi-Bidang-Pengendalian-Penduduk-BKKBN-01.jpg
Tribunternate.com/Randi Basri
KERJA SAMA: Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiarto, S.Si. foto bersama usai kunjungan kerja di Danlanud Leo Watimena, Morotai, Maluku Utara, Selasa 10 Juli 2024.
BKKBN dan TNI AU Kolaborasi Atasi Stunting di Maluku Utara - Kunker-Deputi-Bidang-Pengendalian-Penduduk-BKKBN.jpg
Dok BKKBN Maluku Utara
KERJA SAMA: Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiarto (kanan) menerima souvenir dari Danlanud Leo Watimena Morotai, Maluku Utara, Selasa 10 Juli 2024.

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiarto, S.Si., M.Eng dalam kunjungan kerja ke Maluku Utara melaksanakan audiensi dengan Danlanud Leo Wattimena, Selasa 10 Juli 2024 Kemarin.

Dalam kesempatan ini Bonivasius menyampaikan pentingnya pemberian makanan bergizi bagi ke keluarga beresiko stunting.

"Terkait pemberian uang ke sasaran beresiko stunting di lapangan menimbulkan masalah, karena bantuan yang seharusnya diperuntukkan untuk beli makanan yang bergizi tetapi dibelikan hal lain."

"Misalnya rokok, akhirnya di ubah pola pemberian bantuannya dengan bahan makan yang bergizi seperti telur dan susu, "kata Boni.

Baca juga: Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Jumat 12 Juli 2024: UBS dan Antam Tetap

Selanjutnya Komandan Lanud Leo Wattimena, Kolonel Pnb. Sukarno menyampaikan bahwa jajaran Lanud Leo Wattimena telah melakukan upaya pendampingan keluarga beresiko stunting melalui pemberian makanan bergizi.

Dan terus melakukan penimbangan dan pengukuran setiap bulan bagi baduta yg diindikasi beresiko stunting secara rutin terhadap masyarakat yg bermukim di sekitar area Mako Lanud.

Beberapa kegiatan telah dilaksakan oleh Babinsa seperti pemberian makanan yang terbuat dari daun kelor, mensosialisasikan makan buah dan sayur, serta melatih ibu-ibu memasak berbagai olahan yang sehat.

Dalam hal penyediaan air bersih Danlanud Leo Watimena bekerja sama dengan PU merencanakan revitalisasi mata air di desa Nakamura, yang nantinya menjadi sumber air bersih bagi masyarakat.

"Harapannya BKKBN Maluku Utara berpatisipasi memeriahkan HUT TNI AU dengan berbagai pelayanan kesehatan, baik KB maupun sosialisasi stunting, "pungkasnya.

Sementara itu kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara, Nuryamin menyampaikan pentingnya pemberian edukasi makanan sehat dan bergizi bagi masyarakat agar upaya penurunan stunting yang terus kita laksanakan dapat terlaksana dengan baik.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Dandim 1514/Morotai, Letkol Arh. Masykur Akmal, S.T., M.T. beserta Babinsa Desa Cucumare yang telah meraih penghargaan atas prestasi dalam implementasi Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2023.

"Kami berkomitmen berserta seluruh prajurit untuk mendukung dan mensukseskan program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Morotai."

Baca juga: Naik Lagi Rp 13.000! Harga Emas Antam Hari Ini, Jumat 12 Juli 2024: Rp 1.399.000 per Gram

"Dengan menghimbau dan mengajak masyarakat untuk selalu berkunjung ke posyandu memeriksakan anaknya dan Ibu Hamil." ujar Akmal.

Peran mitra kerja strategis di Morotai yaitu Lanud Leo Wattimena dan Kodim 1514/Morotai dalam pendamping menjadi salah satu peran penting dalam penurunan stunting.

Sehingga mampu menurunkan angka stunting sebesar 19,5 persen dari 31,2 persen tahun 2022 menjadi 11,7 persen pada tahun 2023 berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved