Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Tengah

Viral, Warga Evakuasi Jenazah di Tengah Banjir Weda Halmahera Tengah Maluku Utara

Dalam video tersebut terlihat satu perempuan dengan seragam PT IWIP, tiga pria dan satu jasad di atas perahu karet yang ditarik dengan tali

Kolase TribunTernate.com
Tangkapan layar pada video viral, memperlihatkan proses evakuasi jenazah di tengah banjir Halmahera Tengah, Maluku Utara, dengan perahu karet. 

TRIBUNTERNATE.COM - Video-video yang memperlihatkan kondisi banjir di Weda, Halmahera Tengah, Maluku Utara, terus viral di media sosial.

Salah satunya adalah video pendek yang merekam aksi warga serta beberapa pegawai PT IWIP dan aparat TNI/Polri membawa jenazah dengan perahu karet melewati banjir.

Dalam video tersebut terlihat satu perempuan dengan seragam PT IWIP, tiga pria dan satu jenazah di atas perahu karet yang ditarik dengan tali oleh beberapa warga.

banjir halmahera tengah
Tangkapan layar pada video viral, memperlihatkan proses evakuasi jenazah di tengah banjir Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Terlihat juga aparat TNI/Polri ikut serta membantu proses evakuasi jenazah tersebut.

Video yang diupload akun @agungardiansyah224 di media sosial TikTok pada Rabu (24/7/2024) tersebut pun viral dan mengundang rasa simpati netizen.

Banyak komentar netizen yang turut mendoakan agar banjir di Weda, Halmahera Tengah, Maluku Utara ini cepat surut.

"Innalilahi :(:( semoga airnya cepat surut:( dan yang ada disana dilindungi sllu." Tulis akun @anhashie.virgo.

"tiap hari dikirimin vidio banjir karena dia kerja di iwip:( sumpah nyesek bgt liat nya." Tulis akun @monamonel5.

Baca juga: Korban Banjir di Halmahera Tengah Maluku Utara Mulai Terserang Penyakit, Didominasi Anak-anak

Diketahui hingga Selasa (23/7/2024), hujan deras masih terus mengguyur Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Menyebabkan warga Dusun Lukulamo, Desa Waibulen, Woejerana dan Desa Gemaf nyaris tenggelam karena banjir.

Tidak hanya itu, saat ini banjir mulai meluap ke jalan raya PT IWIP menuju Desa Gemaf, Kecamatan Weda Utara.

Informasi yang diperoleh, banjir sudah meluap ke area pertambangan, sehingga mengganggu aktivitas PT IWIP.

Akibatnya jalan lintas PT IWIP menuju Desa Gemaf, Desa Woekop dan Desa Woejerana terendam banjir setinggi dua meter.

Seorang karyawan Perusahaan yang enggan menyebut nama mengatakan, dari jalan kilometer 14 sampai kilometer 21 sudah banjir.

Dikatakan, kemungkinan ada banjir susulan area luasanya bisa sampai ke Desa Lukolamo, Trans dan Desa Lelilef.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved