Senin, 13 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pulau Morotai

Banyak Nelayan Morotai Maluku Utara Tak Operasikan Alat Bantu saat Mancing, DKP Lakukan Ini

Nelayan di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, dilatih menggunakan Fish Finder, sebagai teknologi bantu penangkapan ikan.

Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
Nelayan saat mancing ikan, Kamis (1/8/2024). 

TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI - Nelayan di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, dilatih menggunakan Fish Finder, sebagai teknologi bantu penangkapan ikan.

Pelatihan dilaksanakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pulau Morotai ini, bertempat di Aula Kantor Pemerintahan Terpadu Morotai, Kamis (1/8/2024).

Kepala Dinas DKP Kabupaten Pulau Morotai, Yoppy Jutan, mengatakan, giat itu dilakukan setelah pihaknya turun ke lapangan.

Pasalnya, banyak ditemukan ada alat-alat bantu yang sudah diberikan tapi tidak dapat dioperasikan oleh nelayan.

"Seperti GPS dan ispainder. Padahal alat ini sangat penting dimana alat ini yang membantu nelayan untuk menunjukan arah, dan menunjukan posisi ikan ada di mana dan posisi ikan di kedalaman berapa sehingga bisa diketahui," ungkap Yoppy.

Menurutnya, teknologi GPS sangat penting untuk dipahami setiap nelayan. Karena dapat membantu ketika nelayan kehilangan arah akibat kabut atau hujan saat melaut.

Baca juga: Bangunan Pusat Layanan Kesehatan di Desa Tiley Pantai Pulau Morotai Maluku Utara Terbengkalai

"Ini juga penting menyangkut keselamatan mereka. Dan spainder juga alat ini bisa membantu nelayan untuk tahu titik titik posisi kelimpahan ikan di mana dan juga bisa lebih menghemat penggunaan BBM mereka,"katanya.

"Karena hal itu kami kumpulkan nelayan-nelayan untuk kami buat pelatihan bagaimana menggunakan alat bantu tangkap teknologi,"sambungnya.

Kata dia, umumnya nelayan Morotai adalah nelayan kecil, dan nelayan tradisional, tetapi hasil tangkapnya punya nilai jual tinggi. Sehingga penting bagi nelayan Morotai untuk bisa menyesuaikan perkembangan teknologi.

"Karena di tahun lalu ada sekitar 20 armada bantuan tersebut yang telah kami berikan lengkap dengan fasilitas melaut, dan juga alat bantu spander sebanyak 20 untuk mendeteksi keberadan ikan, dan juga alat bantu GPS sebanyak 20 unit.

Sehingga totalnya 40 unit. Oleh sebab itu kami berharap bantuan yang kami berikan tidak mubazir, tetapi bisa termanfaatkan dengan baik oleh nelayan,"pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved