Minggu, 12 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Gempa di Malut

Sherly Laos: Percepat Bantuan dan Relokasi Pascagempa M7,6 di Kecamatan Batang Dua Ternate

Bantuan juga datang dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berupa 500 paket sembako yang berisi beras, minyak goreng dan gula

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Dok: Biro Adpim Setda Pemprov Malut
SIGAP: Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Sherly Laos dan Sarbin Sehe foto dengan warga Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate pascagempa M7,6 

Ringkasan Berita:1. Gubernur Maluku Utara Sherly Laos tinjau warga terdampak gempa magnitudo 7,6 di Kelurahan Mayau, Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, Sabtu (11/4/2026)
2. Di lokasi pengungsian, Sherly Laos menyapa warga sekaligus berdialog untuk mendengar berbagai keluhan dan kebutuhan
3. Sherly Laos: "Sejak kejadian hingga sekarang sudah 3 kali pengiriman bantuan, hampir 200 kasur sudah didistribusikan namun masih kurang"

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Gubernur Maluku Utara Sherly Laos tinjau warga terdampak gempa magnitudo 7,6 di Kelurahan Mayau, Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, Sabtu (11/4/2026).

Di lokasi pengungsian, Sherly Laos menyapa warga sekaligus berdialog untuk mendengar berbagai keluhan dan kebutuhan mendesak selama masa tanggap darurat.

Kehadirannya disambut antusias warga di sejumlah titik pengungsian, termasuk di SMP Negeri 8 Ternate dan SMA Negeri 11 Batang Dua.

Gempa yang terjadi pada Kamis, 2 April 2026 itu menyebabkan sekitar 200 rumah rusak mulai dari kategori ringan hingga berat.

Baca juga: Pemprov Maluku Utara Gercep Audit Bangunan Pascagempa M7,6 di Kecamatan Batang Dua Ternate

Sebanyak 2.349 warga pun terpaksa mengungsi dan tersebar di 30 titik pengungsian.

Karena itu Sherly Laos menegaskan distribusi bantuan logistik terus dilakukan secara bertahap. 

Hingga saat ini, kapal Basarnas sudah 3 kali mengirim bantuan ke wilayah terdampak.

"Sejak kejadian hingga sekarang sudah 3 kali pengiriman bantuan, hampir 200 kasur sudah didistribusikan namun masih kurang."

"Hari ini ditambah 50 unit, dan masih ada sekitar 100 unit lagi di Ternate. Total kebutuhan tambahan sekitar 250 kasur, "kata Sherly Laos.

Bantuan yang diberikan

Selain kasur, pemerintah juga menyalurkan 5 ton beras. Bantuan lainnya seperti gula, minyak goreng, mi instan, pakaian, obat-obatan, selimut, serta perlengkapan bayi dan anak telah lebih dulu disalurkan.

Tak hanya itu, bantuan juga datang dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berupa 500 paket sembako yang berisi beras, minyak goreng dan gula.

Paket tersebut saat ini berada di kantor kecamatan dan segera didistribusikan kepada warga.

Di sisi lain, Sherly Laos mengakui masih ada keterbatasan fasilitas dasar di lokasi pengungsian, terutama sarana mandi, cuci, kakus (MCK).

Kondisi terkini

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved