Selasa, 28 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Banjir di Ternate

Kesaksian Korban Selamat Banjir Bandang di Ternate Malut: Bunyi Gemuruh, Aliran Lumpur Deras

Kesaksian korban selamat banjir bandang kelurahan rua, ternate. maluku utara mmenceritakan dirinya dan rekan menyelamatkan diri karena mendengar bunyi

Penulis: Randi Basri | Editor: Sitti Muthmainnah
TribunTernate.com/Randi Basri
Suasana lokasi banjir bandang di Kelurahan Rua Ternate Maluku Utara, Senin (26/8/2024) 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE- Bencana banjir bandang di Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara menjadi perisitiwa mencekam bagi warga.

Seperti halnya yang dirasakan Gazali (20), salah satu korban yang selamat dari peristiwa tersebut.

Diketahui, Gazali (20) dan rekannya Taslim (18) tinggal serumah dengan Tarisa Cahya Ramadhan (20), mahasiswi IAIN Ternate yang juga menjadi korban meninggal dunia.

Baca juga: Kronologi Mahasiswi IAIN Ternate Maluku Utara Jadi Korban Meninggal Banjir Bandang Kelurahan Rua

Gazali menjelaskan, saat kejadian ia bersama rekannya Taslim (18) terbangun akibat mendengar suara gemuruh. 

“Kan saya sama Taslim dalam keadaan tidur terus ada bunyi gemuru, saya bangun dan tanya ke Taslim ada bunyi apa itu," jelas Gazali, Senin (26/8/2024).

Lanjutnya, saat ingin keluar, Gazali melihat pintu kamar telah dipenuhi lumpur banjir. Karena panik, ia kemudian memecahkan jendela untuk menyelamatkan diri.

"Pas saya mau keluar ternyata di muka kamar sudah ada lumpur, saya lalu kasih pecah kaca jendela dan lari lewat jendela” aku Gazali dengan wajah sedih, Senin (26/8/2024).

Gazali mengaku, ingin berlari ke kamar Tarisa Cahya Ramadhan, namun suasana rumah gelap dan mencekam ditambah derasnya lumpur, membuat dia dan rekannya terpaksa keluar untuk menyelamatkan diri.

“Kami lalu berlari ke arah Kastela, lalu dengar di luar rumah orang teriak – teriak,” akuinya.

Diketahui, banjir bandang yang menerjang Kelurahan Rua terjadi sekitar pukul 04.00 WIT, akibatnya 26 rumah dan sebuah mushalah tertimbun lumpur. 

Dan saat ini korban meninggal dunia yang sudah ditemukan sebanyak 15 orang, 9 lainnya dirawat di rumah sakit di Ternate.(*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved