Minggu, 3 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Banjir di Ternate

Kemensos Pastikan Santunan Korban Banjir Bandang di Ternate Maluku Utara 

Santunan yang akan diberikan oleh Kemensos berupa uang tunai, yang akan ditransfer langsung ke rekening ahli waris masing-masing korban

Tayang:
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Sansul Sardi
BANTUAN: Plt Kepala Dinas Sosial Maluku Utara, Zen Kasim 

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos-RI) memastikan bahwa, korban meninggal dunia dan korban luka berat akibat banjir bandang di Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara, akan menerima santunan. 

Hal ini diungkapkan Plt Kepala Dinas Sosial Maluku Utara, Zen Kasim, usai menerima kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, di Posko Induk Banjir Rua, Selasa (27/8/2024).

Zen Kasim menjelaskan bahwa, penyaluran bantuan dari Kemensos akan dilakukan setelah data korban terdampak banjir diverifikasi secara akurat.

"Kami masih dalam proses pendataan, terutama untuk korban yang mengalami luka berat, agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, "kata Zen.

Baca juga: Banjir Bandang Ternate: Harita Nickel Terjunkan Tim Bantu Evakuasi Korban & Salurkan Bantuan Sembako

Ia juga mengonfirmasi bahwa, saat ini terdapat sekitar delapan korban luka berat yang tengah dirawat di tiga rumah sakit, yaitu RSUD Chasan Boesoirie Ternate, Rumah Sakit Tentara (RST), RS Prima Ternate, serta di Puskesmas Jambula Ternate.

"Korban-korban sudah dirawat, dan kami akan mendata mereka untuk menerima bantuan, "tambahnya.

Santunan yang akan diberikan oleh Kemensos berupa uang tunai, yang akan ditransfer langsung ke rekening ahli waris masing-masing korban.

"Santunan ini hanya akan diberikan kepada korban luka berat dan korban meninggal dunia. Bagi korban luka ringan, tidak ada santunan," jelas Zen.

Ia menambahkan, untuk korban luka berat, syarat yang diperlukan adalah surat keterangan dokter dari rumah sakit atau puskesmas yang merawat mereka.

Saat ditanya tentang jumlah santunan yang akan diterima oleh korban luka berat maupun korban meninggal dunia, Zen mengaku belum mengetahui secara pasti jumlahnya.

Baca juga: Sultan Tidore Husain Sjah Salat Gaib untuk Korban Banjir Bandang di Ternate Maluku Utara

"Untuk detailnya, mungkin bisa di-update satu atau dua hari ke depan," ujarnya.

Meskipun data korban luka berat masih dalam proses verifikasi, Zen Kasim menyebutkan bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Kelurahan Rua telah terdata sebanyak 19 orang.

"Dari data sementara, ada 19 korban meninggal dunia, di mana satu di antaranya masih dalam proses pencarian, sementara 18 lainnya telah berhasil ditemukan," tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved