Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kabinet Prabowo Gibran

Gus Miftah Ungkap Tugasnya setelah Dilantik Prabowo: Utusan Khusus Itu Setara Menteri Negara

Gus Miftah mengungkapkan tugasnya setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Utusan Khusus.

Editor: Ifa Nabila
YouTube
Gus Miftah mengungkapkan tugasnya setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Utusan Khusus. 

TRIBUNTERNATE.COM - Gus Miftah mengungkapkan tugasnya setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Utusan Khusus.

Prabowo melantik Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan di Istana Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2024).

Gus Miftah mengatakan bahwa fokus utamanya adalah pada isu kerukunan dan moderasi beragama di Indonesia. 

Baca juga: Jadi Menko Infrastruktur, AHY Ngaku Tak Bisa Jawab sampai Ditanya 17 Orang: Kantor Saya Belum Jelas

Baca juga: Kurikulum Merdeka Bisa Ganti, Menteri Abdul Muti Ubah Aturan UN hingga PPDB Zonasi Hilang?

"Karena bidang saya terkait kerukunan dan pembinaan keagamaan, tugasnya seputar itu," kata Gus Miftah.

Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi internasional dalam konteks moderasi dan toleransi.

Salah satu fokus utamanya adalah menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat. 

Ia juga menjelaskan perbedaan antara Penasihat Khusus dan Utusan Khusus Presiden. 

"Utusan Khusus itu setara dengan Menteri Negara, jadi kami akan memiliki kantor, kemungkinan di Istana," jelasnya.

Setelah dilantik, Gus Miftah berencana memperkuat kerukunan antarumat beragama di Indonesia. 

"Keragaman ini bisa menjadi tantangan jika tidak dikelola dengan baik. Kami berupaya menjaga stabilitas kerukunan tersebut," tuturnya.

Ia juga merencanakan pembentukan inisiatif bernama Rumah Moderasi untuk menangani isu toleransi dan kerukunan di masyarakat. 

Selain itu, Gus Miftah juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk tokoh agama dan masyarakat.

Ia berencana membuat program-program dialog lintas agama secara berkala untuk membangun pemahaman yang lebih mendalam di antara komunitas berbeda keyakinan. 

"Kerja sama dengan organisasi internasional dan lembaga keagamaan global juga akan kami upayakan agar moderasi beragama Indonesia bisa menjadi contoh bagi dunia," tutur Gus Miftah.

Selain Gus Miftah, ada Raffi Ahmad yang juga dilantik menjadi Utusan Khusus Presiden.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved